METRO KARAWANG – Polemik terkait ramainya pasien Corona yang diduga positif hasil dari tes di rumah sakit Lira Medika, saat ini masih mestirius. Setelah pasien berinisial N (45) itu, dikeluarkan paksa oleh salah satu hotel disekitar Tanjungpura, Jumat (28/8).

Berdasarkan data yang berhasil Redaksi Online Metro himpun, pasien yang diduga positif Covid-19 itu, adalah warga dari sebuah kabupaten di Propinsi Jawa Tengah. Hal itu dapat diketahui dari kartu identitas pasien yang sempat diserahkan kepada pihak hotel sebelumnya.

Informasi dari pihak hotel, N chek-in pada Jumat, (27/8) siang sekitar pukul 13.00 WIB. N sendiri sempat menginap di hotel yang berada di wilayah Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

Namun, setelah N diketahui positif terpapar virus corona, pihak Hotel tempat ia menginap itu, tidak memperpanjang reservasi N. Bahkan, mereka langsung mengembalikan uang yang sudah masuk untuk perpanjangan reservasi N tersebut.

Saat dimintai keterangan perihal kebenaran kabar tersebut, pegawai hotel awalnya meminta awak media menunggu. Akan tetapi, setelah sempat menunggu lama, resepsionis hotel justru mengatakan pemilik hotel sedang tidak ada ditempat. 

Baru sekitar pukul 15. 25 WIB, datanglah para petugas kesehatan dari Puskesmas Tanjungpura dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Mencari keberadaan N.

Salah seorang petugas pun nampak mendatangi resepsionis dan menanyakan indentitas serta keberadaan N. Namun, dua orang pegawai hotel itu hanya bungkam. Sambil tersenyum- senyum dan sesekali memanggut – manggutkan kepalanya, mereka nampak kebingungan.

Setelah didesak dan diberikan pengertian oleh petugas medis, akhirnya salah seorang pegawai hotel bersedia memberikan keterangan.

Dikatakannya, ia tidak mengetahui pasti kapan tepatnya N masuk atau check – in, ia hanya mengetahui N keluar atau check -out di hari Jumat pukul 12. 00 WIB.

“Saya tidak tahu persis, karena kebetulan bukan shift saya ketika dia masuk, dan sekarang sudah keluar dari hotel ini siang tadi,” kata petugas yang tak menyebutkan namanya itu.

Saat ditanya apakah pihak hotel mengetahui jika N dinyatakan positif Corona, pegawai itu pun mengaku telah menanyakan langsung kepada N. Tapi N membantahnya.

“Betul kami dapat informasi, lalu kami langsung menanyakan kepada yang bersangkutan dan N mengatakan itu tidak benar,” jelasnya.

Dari data yang diberikan pihak hotel kepada petugas medis, diketahui N menginap di kamar nomor 219 atas nama seorang pria asal Adiarsa Barat berinisial AS. Dimana pria tersebut menggunakan SIM sebagai nomor indentitas yang ditinggalkan kepada pihak hotel.

Kepala Puskesmas Tanjungpura, dr. Endang Suryani mengatakan pihaknya mendapatkan informasi adanya tamu hotel yang terkena covid -19 itu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang.

“Kami mendapatkan informasi dari dr. Yayuk untuk memfollow up pasien yang informasinya ada disini,” kata dr. Endang menjelaskan.

Oleh karena itu,  dirinya dengan sejumlah tim petugas medis Puskesmasnya segera melakukan tracking kepada pihak hotel, untuk mengetahui dimana keberadaan pasien tersebut sekarang.

“Kita harus merunut dulu, karena diketahui pasien ini diperiksa di Rumah Sakit Lira Medika , dan begitu kita mengetahui ada informasi positif di wilayah kerja kita, kita harus segera menelusuri dan merujuk pasien ke rumah sakit,” tandasnya.

“Kami akan melakukan pelacakan. Dan hotel ini yang jelas akan disterilkan dulu,” pungkasnya.

Terpisah, sequrity Hotel mengatakan, N  mengungkapkan kepada dirinya akan pulang ke kampung halamannya. Tak lama setelah N keluar datang seorang pria menanyakan keberadaan N.

“Setelah N keluar, lalu ada mobil datang. Pria ini awalnya mau memperpanjang registrasi hotel, namun tidak jadi dan langsung membayar hotel dengan mengatakan check out. Pria ini pun hapal N menderita positif corona,” ungkapnya.

(Hudri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here