METRO CIKARANG – Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Aria Dwi Nugraha bersama Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi, Nugraha Hamdan seolah bermain drama seperti film FTV dadakan. Pasalnya, surat PAW Husni Thamrin hingga saat ini belum juga di proses.

Aria Dwi Nugraha (ADN) kepada wartawan, dirinya berdalih dituduh sebagai penghalang proses pergantian antar waktu (PAW) anggota legislatif Fraksi Gerindra. Padahal, sejak awal disposisi surat di DPRD Kabupaten Bekasi baru saja diproses, setelah ada pengaduan ke DPP Partai Gerindra.

“Saya ini tidak memihak kepada siapapun seperti tendensius pemberitaan yang menyebut saya menghambat PAW kader Gerindra,” kata ADN Rabu (17/6).

Dikatannya, bahwa surat tembusan dari DPP Gerindra memang betul sudah ditembuskan ke DPRD. Namun dalam surat dari DPP Partai Gerindra itu tersirat, bahwa agar ditindaklanjuti oleh DPC Partai Gerindra.

“Artinya, sebagai Lembaga DPRD, tidak perlu repot-repot dan terlalu reaktif. Kembalikan saja ke Internal Partai Gerindra. Biarkan berproses sesuai apa yang tersirat di Surat DPP Partai Gerindra,” kata Aria.

Selaku Ketua DPRD, ADN, menunggu jika memang surat DPP Partai Gerindra itu diajukan oleh DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi ke DPRD.

“Itu baru kita pasti bisa tindaklanjuti sesuai ketentuan perundangan yang ada. Kita DPRD nggak usah reaktif seperti orang yang punya kepentingan,” katanya.

ADN, pastikan surat DPP Partai Gerindra itu akan ditindaklanjuti. Sekarang menunggu tindaklanjut DPC Partai Gerindra ke DPRD. Itupun juga tidak serta merta nantinya ditindaklanjuti.

“Saya masih harus meminta Rapat Pimpinan DPRD, atau juga meminta pendapat melalu Konsultasi Pimpinan-Pimpinan Fraksi di DPRD, itu normatifnya,” katanya.

Dipastikan, dirinya tidak ada kepentingan apapun kaitan-kaitan PAW di tubuh internal Partai Gerindra. Hal tersebut masih di wilayah internal Partai Gerindra, belum menjadi mutlak kewenangan untuk ditindaklanjuti oleh DPRD. Kecuali sudah ada tindaklanjut dari DPC Partai Gerindra, baru DPRD boleh menyikapinya.

“Saya pribadi selaku Kader Partai Gerindra, hubungan saya baik dengan kader Partai Gerindra yang lainnya, termasuk kepada dua kader Partai Gerindra yang ada dalam Surat DPP Partai Gerindra tersebut,” ujarnya.

“Ke Bang Husni Thamrin saya baik, sama Bang Haryanto saya juga baik. Mereka kader-kader terbaik dari Partai Gerindra Kabupaten Bekasi,” tambah dia.

Sementara itu, mantan Pengurus Gerindra Kabupaten Bekasi, yang tidak ingin disebutkan namanya, DPC Partai Gerindra Kabupaten Bekasi melalui Ketua DPC, Nugraha Ramdan mengaku kepada wartawan beberapa bulan lalu belum melihat surat PAW, tapi mengakui sudah mengetahui surat itu sudah sampai ke DPC.

Namun, ada kabar lagi dari wartawan Nugraha saat ini belum melihat surat PAW yang menggantikan Husni Thamrin kepada Hariyanto.

Sehingga, menilisik persoalan tersebut ada drama FTV yang dilakukan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dengan Ketua DPC Partai Gerindra. Apalagi, dengan dalihnya ADN bahwa tidak ada kepentingan soal Surat PAW.

“Jangan gara-gara membela teman. Jabatan akan hilang dalam sekejap. Gelombang besar sekarang sedang menghantui mereka berdua,” jelas dia. (vic)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here