METRO SUBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang, Jawa Barat menerima kunjungan KSOP Patimban di Sagalaherang, Rabu (20/01/2021) untuk menyampaikan perkembangan operasional Pelabuhan Patimban.

Bupati Subang, Ruhimat,  berharap agar KSOP bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dan menunjukan kepedulian serta keberpihakannya pada BUMD. 

Karena menurut dia, pelaksanaan proyek Pelabuhan Patimban banyak didominasi cukong-cukong pusat dan minimnya keterlibatan pengusaha lokal atau BUMD. 

“Kirim bukti foto PO KSOP ke BUMD untuk kami periksa, jika ada yang melenceng kami laporkan” tegas Kang Jimat -sapaan karib Ruhimat- yang ingin memastikan agar tidak ada penyelewengan.

Selain itu, Ia juga berharap agar adanya solusi ke kementrian terkait tentang pengajuan jalan Patimban-Pamanukan sepanjang 24 KM sebagai akses pendukung tambahan ke pelabuhan patimban.

“Pembebasan lahan kami yang tanggung, kurang lebih 24 KM, kami harap dibantu kontruksinya” kata kang Jimat.

Ia mengapresiasinya atas dukungan KSOP yang telah memberikan kesempatan anak-anak Subang bekerja di Pelabuhan.

Dalam pertemuan tersebut terungkap bahwa salah satu perusahaan yaitu PT. Bangun Samudra Sinergi (BSS) akan berkontribusi memberikan dana CSR nya untuk Subang. 

PT. BSS merupakan perusahaan yang di gagas oleh kumpulan Alumni Akademi Maritim Suaka Bahari (AKMI) Cirebon yang merupakan putra asli daerah Subang.

Sementara itu, Kepala KSOP Patimban Rifanie Komara menuturkan Pelabuhan Patimban saat ini back up area-nya sudah mencapai 80 persen. 
“Tentu banyak sekali masukan dari pak bupati, kami tampung dan akan kami akomodir” ujar dia

(Jiovanno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here