METRO PURWAKARTA – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 di Kabupaten Purwakarta, bakal diisi kegiatan bakti sosial pelayanan KB gratis.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Purwakarta, Nurhidayat mengatakan, dinas akan menggelar pelayanan KB gratis dalam program pelayanan kontrasepsi 1 juta akseptor yang secara serentak di seluruh Kabupaten Purwakarta pada 29 Juni 2020 mendatang. Mulai dari metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD, implant dan vasektomi hingga pelayanan metode kontrasepsi jangka pendek seperti pil, suntik KB dan kondom.

“Kita melakukan pelayanan gratis ini guna meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat Purwakarta dan juga memperingati Harganas ke-27,” kata dia, Rabu (17/6).

Nurhidayat berharap, kegiatan tersebut dapat meningkatkan akses pelayanan KB dengan metode kontrasepsi jangka panjang di wilayah dan sasaran khusus terutama di Kabupaten Purwakarta.

“Untuk program KB masih harus terus dilakukan karena masih ada masyarakat yang belum menyadari pentingnya KB. Untuk pelayanannya kita bagi 3, yakni kontrasepsi IUD dan implant tersebar di 20 puskesmas di seluruh Purwakarta,” ujarnya.

Sementara untuk kontrasepsi suntik KB masyarakat bisa mendatangi 288 bidan praktik mandiri yang terdaftar di DPPKB Kabupaten Purwakarta. Lalu, pelayanan kontrasepsi pil dan kondom akan dilibatkan  kader KB seperti Pos KB Desa dan Sub Pos KB yang ada  di tingkat Desa hingga RW di seluruh Purwakarta untuk memberikan alat kontrasepsi kepada sasaran.

Kata dia, perencanaan keluarga adalah poin penting yang harus dipersiapkan setelah menikah. Dengan perencanaan keluarga yang matang, pasangan bisa mengembangkan diri dan karier.

Kemampuan untuk merencanakan kehamilan termasuk memilih kontrasepsi juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan mental dan kebahagiaan bagi perempuan.

“Di sisi lain, kasih sayang dan kebutuhan finansial untuk anak bisa dimaksimalkan, maka dari itu kami mengajak seluruh pasangan usia subur dalam rangka menjarak kehamilan dan menjaga harmonisasi rumah tangga, untuk mengikuti program pelayanan kontrasepsi 1 Juta aseptor pada 29 Juni 2020 mendatang,” ajak Nurhidayat.

(Jiovano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here