METRO KARAWANG-Ditengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda Kabupaten Karawang. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang mampu mencapai target 30 ribu akseptor KB dari program 1 juta akseptor nasional yang dicanangkan BKKBN, dalam rangka merayakan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 27 tahun 2020 ini.

Di bawah komando Plt Kepala DPPKB Karawang, Sofiah, Kabupaten Karawang berhasil menyumbang 31.960 akseptor KB, dengan rincian 1.484 metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) , dan 30.476 non-MKJP, dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang.

Angka tersebut di bilang cukup fantastis. Pasalnya, DPPKB Karawang tidak hanya mampu mencapai target. Akan tetapi bisa melampaui target BKKBN, dengan capaian presentase 103,31 persen.

Sofiah mengatakan, perayaan Harganas tahun 2020 ini memang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, Indonesia hingga saat ini masih dilanda Pandemi Covid-19. Termasuk Kabupaten Karawang.

Karena itu, kata Sofiah, dalam bertugas, Satpel KB di lapangan selalu menerapkan protokol adaptasi kebiasaan baru (AKB), sehingga pelayanan pemasangan alat kontrasepsi sebanyak 30 ribu itu diharapkan terhindar dari virus korona.

“Di hari keluarga nasional ini, saya juga mengimbau kepada para perempuan di usia subur, untuk menunda dulu kehamilan di masa pandemi karena itu berbahaya,” ujarnya kepada OnlineMetro.id, Senin, (29/6) usai pelaksanaan Apel Harganas di Kantor Dinas DPPKB Karawang.

Lanjut Sofiah, usai melakukan pelayanan kontrasepsi dari tanggal 18 Juni hingga akhir bulan Juni ini. Seluruh petugas KB kemudian melakukan entri data di situs BKKBN untuk pelaporan capaian.

Proses tersebut, lanjutnya, dianggap sangat diperlukan perjuangan dan dedikasi tinggi. Pasalnya, melakukan entri data satu per satu sebanyak lebih dari 30 ribu itu sangat perlu kesabaran ekstra. Terlebih, situs yang sering down. Lantaran digunakan serentak di seluruh Indonesia.

“Ini adalah perjuangan kita semua, hasil kerja sama semua lini, semoga keluarga kita semua dijadikan keluarga yang sehat, bahagia, dan sejahtera,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Kabid Advokasi DPPKB Karawang, Imam Alhusaeri menambahkan, rata-rata capaian akseptor di Kabupaten Karawang mencapai 1000 setiap kecamatan. Karena itu, DPPKB Karawang mampu mencapai target 30 ribu akseptor.

“Kalau pelayanan dari tanggal 18 Juni kemarin, dan pada saat Harganas kita semua melakukan entri data BKKBN, rata-rata setiap kecamatan 1.000 akseptor,” katanya.

Sementara, Ketua Ikatan Penulis dan Pemerhati Kependudukan dan Keluarga Berencana (IP2KKB) Karawang, Ujang Gugun Gunawan mengapresiasi kerja keras seluruh lini yang bekerja untuk mensukseskan capaian target DPPKB Karawang.

Gugun mengatakan, di Hari Keluarga Nasional ini, pihaknya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya keluarga di Kabupaten Karawang, agar mentaati aturan AKB dan protokol kesehatan Covid-19 dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Penguatan 8 fungsi keluarga dapat disinergiskan dengan lintas SKPD. Khususnya dalam membantu merecovery ekonomi keluarga yang terdampak pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya.

 (Mahesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here