Petugas medis memeriksa kesehatan relawan sebelum di vaksin pada simulasi vaksinasi COVID-19 di Puskesamas Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, pemerintah menargetkan imunisasi COVID-19 akan diberikan kepada 67 persen dari 160 juta penduduk berusia 18-59 tahun atau sebanyak 107,2 juta orang, pemberian vaksinasi akan dilakukan melalui skema vaksin program dan vaksin mandiri. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

METRO CIKARANG – Vaksinasi di Kabupaten Bekasi akan diundur menjadi tahap kedua. Pasalnya, pada tahap pertama yang direncanakan yang akan dilakukan vaksinasi serentak pada Kamis (14/01/2021) ini belum mendapatkan distribusi vaksin Covid-19.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sry Eny Maniarti kepada OnlineMetro.id, Selasa (12/1).

“Kabupaten Bekasi belum dapat distribusi. Rencana tahap kedua. Jadwal belum dipastikan,” kata dia.

Terkait penyebab diundur vaksin tersebut, Sri mengaku belum bisa menjelaskan secara jelas lantaran itu kewenangan pemerintah pusat, namun pihaknya terus berkoordinasi soal distribusi vaksin Covid-19 tersebut.

“Masih tunggu vaksin dari pusat. Insya Allah akhir bulan ini (Vaksinasi-red). Kita tunggu,” tandasnya.

Dikabarkan sebelumnya, sebanyak 91 titik lokasi vaksinasi disiapkan oleh Pemkab Bekasi sebagai tempat pelaksanaan penyuntikan vaksin COVID-19 kepada belasan ribu tenaga medis penerima vaksin tahap pertama di Kabupaten Bekasi.

Hal itu dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Senin (1/1).

“Kita masih menunggu distribusi vaksin, setelah kita terima kemudian akan kita sebarluaskan melalui unit-unit kesehatan yang ada,” kata Sekdin Dinkes Kabupaten Bekasi ini.

Terang dia, pelaksanaan vaksinasi dipusatkan di sejumlah fasilitas kesehatan yang telah terdaftar pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

“Kami sudah menyiapkan 46 rumah sakit, 44 pusat kesehatan masyarakat, dan satu klinik sebagai lokasi vaksinasi COVID-19,” tuturnya.

Menurut dia, di lokasi-lokasi itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga telah menyiagakan tenaga operator yang bertugas menyuntikkan vaksin kepada para tenaga medis yang telah terdaftar sebagai penerima vaksin tahap pertama.

“Jadi di semua lokasi vaksinasi kami sudah menyiapkan masing-masing empat tenaga vaksinator yang sudah dibekali pelatihan sebelumnya,” ucapnya.

Dijelaskan Alamsyah, vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Kabupaten Bekasi direncanakan dilakukan kepada 12.234 orang tenaga kesehatan.

“Sasaran awalnya kepada 12.234 tenaga medis yang sudah disetujui pemerintah pusat melalui Pemprov Jawa Barat,” katanya.

Iapun belum dapat memastikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bekasi mengingat alokasi vaksin dari Kementerian Kesehatan RI untuk persiapan kegiatan vaksinasi tahap pertama di tanggal 13-14 Januari 2021 belum diterima pihaknya.

“Kami masih menunggu arahan pusat selanjutnya seperti apa karena alokasi untuk persiapan tahap pertama tanggal 13-14 besok itu adanya di Kota Bandung, Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, dan Kota Bogor, Kabupaten Bekasi belum, itu alokasi dari Kemenkes,” ungkapnya.

(Haripan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here