METRO CIKARANG – Ketersediaan pos pemadam kebakaran di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dinilai masih sangat kurang. Hal itu tidak sebanding dengan luas wilayah dan jumlah penduduk yang ada di daerah kawasan industri terbesar se-Asia Tenggara itu.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bekasi, Hasan Basri mengaku usulan tambahan Pos Damkar di beberapa kecamatan telah disampaikan ke Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja. Di antaranya, Cibarusah, Sukatani, Kedungwaringin dan Setu.

Menurut dia, tambahan pos Damkar di daerah pinggiran ini bisa lebih cepat dalam mengatasi kejadian di lapangan.

“Jadi memang jumlah pos pemadam kebakaran di Kabupaten Bekasi harus ditambah. Kami sudah mengusulkan rencana penambahan Pos Damkar, masing-masing di Kecamatan Cibarusah, Sukatani, Kedungwaringin dan Kecamatan Setu” ungkap Hasan Basri, Kamis (28/5).

Apalagi, sambung dia, semakin berkembangnya wilayah tentunya berdampak pada kemacetan lalu lintas. Hal ini akan berpengaruh pada perjalanan armada pemadam karena jarak tempuh yang jauh.

“Jadi dengan adanya penambahan Pos Damkar, kita bisa melakukan pendekatan pelayanan. Misalkan akan memadamkan kebakaran,  jarak tempuh menjadi lebih dekat,” tegas mantan Camat Cibitung ini.

Dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi, saat ini baru ada tujuh Pos Pemadam  Kebakaran, masing-masing di  Kecamatan Tarumajaya, Babelan,  Tambun Selatan, Cibitung ,  Cikarang Utara, Komplek Pemda Kabupaten Bekasi (Cikarang Pusat) dan Cikarang Selatan.

(Haripan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here