METRO CIKARANG – Pemprov Jawa Barat tengah memproses izin pembangunan Pengembangan Kawasan Pelabuhan Nusantara Terpadu (KPNT) di Desa Segarjaya, Kecamatan Tarumajaya. Target paling cepat pembangunan pelabuhan itu akan dimulai tahun 2021.

“Ya kalau pemerintah provinsi Jawa Barat telah menyelesaikan proses perizinannya, tiga bulan selesai ya tahun 2021 paling cepat sudah pembangunan tahap awal,” jelas Kepala Sub Bidang Ekonomi Balalitbangda Kabupaten Bekasi, Indra Wahyudi, kemarin.

KPNT itu akan dibangunan dengan luas lahan 44,5 hektar dengan ditambah ruang laut untuk pergerakan kapal seluas 250 hektar. Anggaran yang disediakan untuk pembangunannya sebesar Rp 800 miliar.

Indra menjelaskan, nantinya di pelabuhan terpadu itu akan dibangun pasar ikan modern atau mal pasar ikan. Selain itu juga ada kuliner perikanan, sekolah kemaritiman untuk para nahkoda kapal, juga ada wisatanya juga.

Pemkab juga akan mengundang para investor untuk membangun pabrik pengalengan ikan. Sebab, kapal yang transit dipastikan bakal ada kapal nelayan dengan kapasitas besar.

“Ya kita utamakan pelabuhan perikanan, jadi nanti akan ada 2000 kapal nelayan dan kami juga akan mengundan kapal nelayan besar dari para pengusaha-pengusaha perikanan,” jelasnya.

Tak hanya itu, lanjut Indra, keberadaan pelabuhan itu juga akan dirasakan oleh warga sekitar karena akan dibangun juga kampung nelayan. “Jadi sangat memberdayakan perekonomian warga sekitar,” ujarnya. Juga ada pengelolaan rumput laut, saat ini kan sudah ada petani rumput laut jadi tinggal diberdayakan lagi.

(uzi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here