ILUSTRASI
 )
 

METRO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya menggandeng dua hotel untuk dijadikan tempat isolasi pasien covid-19. Tingginya jumlah kasus covid-19 dalam beberapa pekan terakhir membuat ketersediaan ruang isolasi makin menipis.

Berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Penananganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Selasa (22/9), jumlah kasus covid-19 telah mencapai 2.000 pasien. Sebanyak 230 kasus di antaranya masih berstatus aktif yang kini menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah menyatakan, peningkatan kasus yang mayoritas berasal klaster industri itu telah membuat ketersediaan ruang isolasi menipis.

“Memang eskalasinya tengah naik. Dengan keterbatasan ruang isolasi, maka kami harus melakukan upaya lainnya untuk menambah ruang isolasi. Salah satunya dari hotel. Hingga kini sudah ada dua hotel dan kami tengah memersiapkannya,” kata Alamsyah.

Kedua hotel itu berlokasi di kawasan Jababeka Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Dari dua hotel tersebut terdapat 200 tempat tidur yang dapat digunakan untuk pasien terkonfirmasi positif.

Alamsyah mengungkapkan pasien covid-19 yang bakal menempati hotel itu yakni mereka yang masuk kategori orang tanpa gejala dengan kondisi kediamannya yang tak representatif. “Berdasarkan instruksi Pemerintah Pusat, seluruh pasien covid-19 OTG dan gejala ringan wajib diisolasi di tempat yang disediakan pemerintah,” ucap dia.

Sekretaris Dinas Kesehatan itu menyatakan, pemusatan isolasi itu dilakukan untuk mencegah penyebaran kasus lebih luas. Soalnya, tidak sedikit pasien dari klaster industri itu tinggal di sebuah kontrakan sempit yang bahkan hanya memiliki satu ruangan.

Jika tetap dibiarkan melakukan isolasi mandiri, pasien tersebut bukan tidak mungkin dapat menularkan covid-19 ke orang lain, termasuk anggota keluarganya. “Dari Satgas BNPB itu, kami dahukukan mereka yang rumahnya kecil, tinggal di kosan itu karena jika isolasi di situ justru berpotensi terjadinya klaster keluarga,” katanya. 

Penyiapan dua hotel itu, lanjut Alamsyah, akan menambah dua lokasi isolasi lainnya yang telah lebih dulu disiapkan yakni di Badan Pelayanan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang dan Wisma Ki Hajar Dewantara Cikarang.

“Di dua lokasi itu, kapasitas tempat isolasi sebanyak 100 bed. Adanya peningkatan kasus Covid-19, khususnya kategori OTG bakal dilakukan penambahan kapasitas.Karena terus melonjak, dan dua tempat karantina sudah penuh, maka kami harus segera persiapkan tempat isolasi mandiri terpusat sebagaimana arahan pemerintah pusat,” ucapnya.

Sementara itu, Alamsyah menambahkan, secara keseluruhan kini terdapat 46 perusahaan yang melaporkan kasus covid-19 dengan jumlah kasus mencapai 869 pasien. “Itu untuk pasien secara keseluruhan. Namun beberapa di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan ada juga yang masih menjalani karantina. Kami terus melakukan penelusuran untuk menghentikan penyebaran virus ini,” tandasnya.

(har/red) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here