METRO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) mengimbau agar seluruh operator website dan media sosial di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi diminta untuk memaksimalkan media sosial atau medsos untuk informasi dan komunikasi pembangunan. Yakni melalui website pemerintah daerah dan media sosial seperti Instagram, Twitter dan Facebook.

“Ini merupakan tindak lanjut atas permintaan Pak Bupati. Agar hasil pembangunan disosialisasikan kepada masyarakat melalui media sosial,” kata Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna, Senin (16/11/2020).

Sebagai leading sector komunikasi dan infomasi, kata Rohim, pihaknya berkewajiban memaksimalkan peran operator di kecamatan. Yakni dengan cara memberikan sarana serta pelatihan pengelolaan website dan media sosial.

Terlebih lagi, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja juga meminta agar medsos bisa dijadikan saluran informasi untuk masyarakat Kabupaten Bekasi. Sehingga aktifitas di medsos perlu ditingkatkan.

“Bupati ingin semua SKPD, baik website maupun media sosialnya aktif. Terutama twitter. Dari sana kita bisa menangkap keluhan masyarakat untuk kemudian diambil kebijakan atau istilahnya reaksi cepat,” kata Rohim.

Selain sebagai saluran komunikasi, Rohim juga mengajak operator di tiap kecamatan untuk memerangi hoax serta ujaran kebencian yang beredar di masyarakat. Caranya, yaitu dengan memberikan informasi yang positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Kita harus memberikan edukasi kepada masyarakat. Agar juga bijak bermedsos. Sehingga menyaring dahulu sebelum mensharing informasi. Karena dibatasi UU ITE,” ujarnya.

Kabid Statistik dan Desiminasi Informasi pada Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Dede Sutardi, mengatakan pihaknya membuka seluas-luasnya masukan serta keluhan dari operator website dan media sosial di kecamatan. Terutama soal akses website Pemkab Bekasi serta pembuatan konten website.

“Kalau ada keluhan teknis silakan operator kecamatan hubungi kami. User sama password sudah kita kasih. Manfaatkan website bekasikab.go.id semaksimal mungkin. Isi dengan konten-konten pembangunan. Kita juga ingin semua medsos maksimal. Khususnya twitter yang diminta sama Pak Bupati,” tandasnya.

(Fauzi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here