METRO CIKARANG – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Raden Rara Mahayu Dian Suryadari, menyebutkan dengan penyerahan gerobak antikorupsi ini menjadikan pelaku UMKM sebagai duta anti korupsi.

“Mulai hari ini bapak ibu (pelaky UMKM,red) jadi duta anti korupsi,” kata dia, Jumat (13/12).

Artinya, sambung Mahayu, serangkaian kegiatan peringatan anti korpsi ini untuk menggugah semangat diri sendiri untuk memerangi korupsi.

“Misal ibu tukang tahu jualan lima biji Rp 5 ribu dikasih empat itu bagian korupsi, termasuk pelajar maupun pegawai kejaksaan yang korupsi waktu. Ini semua dimulai dari diri sendiri,” tegasnya.

Mahayu menambahkan pihaknya tidak hanya fokus pada perbuatan pidana tapi lebih kepada pesan tindak korupsi.  Di mana, tindak korupsi adalah perbuatan menyalahgunakan amanah untuk kepentingan sendiri, kelompok afau golongannya. 

“Tentu peringatan hari anti korupsi yang dilaksanakan terus menerus ini agar semua pihak menjauhi tindak korupsi. Dan itu dari diri sendiri,” tukasnya. (hyt

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here