METRO CIKARANG – Aliansi Ormas Bekasi (AOB) mendesak  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi untuk membuktikan janjinya menindak tegas para pencemar lingkungan terkait sidak yang dilakukannya pada beberapa waktu lalu.

 Ketua AOB, Zaenal mengatakan, bahwasannya hari ini mendatangi Gedung Bupati dan Gedung DPRD untuk mempertanyakan hasil sidak yang dilakukan pimpinan DPRD dan Komisi yang membidangi lingkungan.

“Kita prihatin, Kenapa bisa di bilang gitu karena selama ini hasil sidak yang dilakukan tidak pernah ada kejelasan seperti apa yang di janjikan,”ungkap nya kepada media, Rabu (2/12/20)

Zaenal menjelaskan, sebagaimana yang disampaikan Komisi III jelas di temukan pelanggaran pada waktu sidak yang dilakukan ke sejumlah lokasi diantaranya kali alam dan kali CBL.

“Kita mau tahu pelanggaran yang dimaksudkan seperti apa ? lalu tindakannya seperti apa terkait pencemaran lingkungan ?,” terangnya.

Zaenal menyebutkan,  ini kaitannya jelas berhubungan dengan masalah lingkungan dan kejahatan yang terjadi didalamnya dilakukan sejumlah perusahaan yang ada di kabupaten bekasi.

 “Kalau memang ada pelanggaran ya di sikapi tegas, jangan di takut takuti,” ujarnya.

Zaenal juga menyampaikan kepada Bupati Bekasi untuk mengambil langkah, karena sidak yang dilakukan para anggota DPRD sudah bertahun tahun tidak ada penyelesaian yang kongkrit terhadap pencemaran lingkungan yang ada di kabupaten bekasi.

“Kalau di biarkan terus menerus pelanggaran ini, mau di jadikan apa kabupaten bekasi ini? Yang jelas bukti penyampaian pelanggaran di ucapkan oleh dewan sendiri kepada publik,” kata dia.

Jika laporan yang disampaikan ini selama 14 hari tidak di tindaklanjuti Bupati maupun DPRD, pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum sebagai dasar pengaduan.

(mil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here