METRO CIKARANG – Anggaran proyek pembangunan sumur bor dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK) Kabupaten Bekasi, cukup fantastis.

Misalnya seperti di Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah, menyedot anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) senilai hampir Rp 150 juta sampai Rp 180 juta. Kedua proyek sumur bor tersebut digarap CV. Adhi Permana Corporation dan Buana Karya Makmur

Menanggapi itu, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Wibawa Mulya, Badriawan mengakui bahwa sudah dua tahun desanya mengajukan pembuatan sumur bor dari tahun 2018, karena air di desa sempat mati karena adanya satelit.

”Makanya kami ajukan lagi. Dan ahamdulillah dapat dua titik langsung yaitu desa dan RT 09. Mudah-mudahan pembangunannya semaksimal mungkin,” kata dia kepada awak media, Jumat (18/12).

Badriawan mengingatkan para kontraktor yang mengerjakam proyek tersebut bisa mengutamakan kualitas.

“Jangan sampai pembuatan sumur bor viral seperti pembuat MCK, anggarannya luar biasa hasilnya sederhana,” imbuh dia.

Terkait teknis, Badriwan menyarankan agar mengkonfirmasi pihak pemerintah desa Wibawamulya baik Pj kades atau sekdes. Bahkan, bisa ke dinas terkait.

“Ya silahkan langsung ke penanggung jawab bisa ke sekdes kang,” tukas dia.

(Jamil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here