METRO CIKARANG – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Wibawa Mulya, Kecamatan Cibarusah, Badriawan, angkat bicara soal adanya pembuatan sumur bor dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, yang di kerjakan oleh CV. Adhi Permana Corporation dan Buana Karya Makmur. sumber anggaran dari APBD-P Kabupaten Bekasi tahun 2020.

Dirinya mengatakan, sudah dua tahun desa mengajukan pembuatan sumur bos satelit dari tahun 2018, karena air di desa sempat mati karena adanya satelit. Maka dari itu pihak desa mengajukan lagi.

” Alhamdulillah kemarin dapat dua titik, Yang satu di desa dan yang satu lagi di Rt 09. Mudah-mudahan saya harapkan kepada pemborong yang di lapangan agar pembangunannya harus semaksimal mungkin,” kata Badriawan kepada awak media, Jumat (18/12).

Badriawan mengatakan, dengan anggaran yang cukup besar, yakni di Desa Wibawa Mulya sekitar 170 juta dan di RT 09 mencapai sekitar 150 juta. diharapkan dengan anggaran yang cukup besar hasilnya maksimal.

” Jangan sampai pembuatan sumur bor viral seperti pembuat MCK, anggaran nya luar biasa hasilnya sederhana”,  jelasnya.

Badriawan menambahkan, untuk konfirmasi yang lengkapnya terkait pembuatan sumur bor satelit kepada Penanggungjawabnya(Pj) Kepala Desa dan Sekdesnya. ” Pihaknya lebih tahu termasuk Sekdesnya,” ujarnya.

Sebelumnya di beritakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi membangun satu titik sumur bor di Desa Wiabawa Mulya, Kecamatan Cibarusah.

Pembangunan sumur bor tersebut di lakukan oleh CV. Adhi Pratama Corporation, sumber anggaran APBD-P Kabupaten Bekasi tahun 2020. Sebesar Rp. 149.220.886,00.

Namun, pembangunan sumur bor tersebut tidak diketahui Muhammad Kurnaefi selaku Camat Cibarusah. Apa maksud dan tujuannya.

” Ini gak ada konfirmasi ke kita bang, langsung dari dinas ke desa/lokasi” kata Kurnaefi saat di konfirmasi  Cikarang Ekspres melalui pesan WhatsApp nya, Minggu (13/20).

Kurnaefi menambahkan, pihaknya merasa kecewa dengan adanya pembangunan sumur bor di Desa Wiabawa Mulya tidak ada laporan kepada pihak kecamatan.

” Pokoknya kegiatan siapa saja harusnya ada koordinasi dengan kecamatan biar bantu ngawasi juga,” tuturnya.

” Kalau seperti ini banyak yang protes, ke kita, haduhhh,” tandasnya. 

Senada dengan Kasi Ekbang Kecamatan Cibarusah Ega, pihaknya juga tidak mengetahui adanya pembangunan sumur bos di Desa Wiabawa Mulya.

” Gak ada laporan ke saya, baik instansi terkait maupun pemborongnya. Pelaksanaan biasanya udah kaya jelangkung. datang gak di undang pulang gak di antar,” ujar Ega saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp nya.

(jamil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here