Apdesi: Desa Sudah Memberikan Tunjangan  

METRO CIKARANG -Asosiasi Pemerintah Desa Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bekasi angkat bicara terkait masih minimnya aparatur desa yang tercover jaminan sosial tenaga kerja.

Sekretaris Jenderal Apdesi Kabupaten Bekasi, Jaut Sarja Winata mengakui jika jaminan sosial BPJS sangat penting untuk aparatur desa, untuk jaminan jika terjadi resiko tenaga kerja.

“BPJS itu memang penting untuk jaminan aparatur desa. Namun perlu diketahui bahwa setiap pergantian pimpinan didesa, setiap enam tahun sekali selalu dan pasti ada perubahan di aparatur desa,”kata Jaut dikonfirmasi.

Jaut menjelaskan selama ini, desa sudah memberikan tunjangan kepada aparatur.  Aparatur desa dipersilahkan masing-masing untuk mengikuti program jaminan mana yang dipilih.

“Sebelumnya, aparatur desa sudah menjadi anggota BPJS, karena mereka sudah masuk sebelum kerja di desa,”kata dia.

Jaut mengakui hal itu merupakan kewenangan kepala desa. Namun kendala pergantian aparatur desa setiap pergantian kepala desa setiap Pilkades menjadi kendala.

“Kalau mau buatkan undang-undang bahwa aparatur desa tidak dapat diberhentikan oleh kepala desa, yang baru terpilih dejgan alasan politik. Baru wajib ikut serta dalam program BPJS,”tuturnya.

Jaut mengklaim bahwa mayoritas aparatur desa sudah ikut jaminan sosial baik kesehatan ataupun tenaga kerja.

“Yang jelas hampir 90 persen aparatur desa sudah menjadi peserta BPJS. Sehingga kami memberikan tunjangan kepada mereka,”tuturnya.

Sementara, Kepala BP Jamsostek Cikarang, Achmad Fatoni mengatakan meski sudah hanya masa kerja enam tahun, BP Jamsostek akan tetap membayar sesuai ketentuan masa hari kerja.

Data yang dihimpun, baru 13 desa yang mendaftarkan aparatur desa sebagai peserta BP Jamsostek.

Fatoni menyebutkan jika aparatur desa itu mengikuti program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan akan dilindungi jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian apabila akan ditambah dengan jaminan hari tua.

(dim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here