METRO INDRAMAYU – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat mewaspadai lonjakan pasien Covid-19 pasca Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah di berbagai wilayahnya.

Juru Bicara Gugus Tugas setempat, Deden Bonni Koswara mengatakan, diperkirakan pasca Idul Fitri akan ada peningkatan kasus Covid-19. Satu di antara penyebabnya adalah adanya aktivitas mudik, penumpukan di area perbelanjaan mall, pasar modern, pasar tradisional, dan area publik lainnya yang dipakai berkumpul.

“Kami minta kepada seluruh warga masyarakat untuk mematuhi semua protokol kesehatan yang telah dibuat selama PSBB maupun sesudahnya,” kata dia, Rabu (27/5).

Deden melanjutkan penularan Covid-19 ini adalah melalui droplet spray (percikan ludah) saat seseorang mengalami bersin, batuk, atau ketika berbicara.

Selain itu, melalui kontak erat seperti cium tangan atau berjabat tangan dan menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi karena virus korona bisa bertahan berjam-jam dan bisa dimungkinkan penularannya melalui udara.

Menurut dia, pencegahan paling efektif yakni dengan melakukan social/physcal distancing dengan menjaga jarak dan hindari kerumunan, memakai masker, dan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer.

“Sayangilah kesehatan tubuh a)°nda, dimulai dari diri sendiri dan keluarga anda,” tegas Deden.

(Jamil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here