METRO BANDUNG – DPRD Provinsi Jawa Barat mendukung penuh wacana sanksi finansial bagi warga Jawa Barat yang tidak menggunakan masker di tempat umum.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman saat menghadiri Rapat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Di Jawa Barat, di Kodam III Siliwangi, Senin (13/7).

Usut punya usut, warga yang tak bermasker di tempat umum bakal didenda Rp 100-150 ribu. Ini akan berlaku pada 27 Juli 2020.

Menurut Bedi, sanksi tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendisiplinkan warga Jabar mengingat masih tingginya dan terdapat klaster baru penyebaran Covid 19.

“Jadi perlu diterapkan kebijakan agar warga Jabar taat pada protokol kesehatan yang seharusnya diikuti,” ujar dia.

Bedi menambahkan, penerapan tersebut diprioritaskan ditempat umum dan tidak berlaku di lingkungan privasi seperti rumah.

“Fasilitas umum yang riskan terhadap penyebaran Covid 19 ini, kan tidak mungkin juga sampai ke gang-gang untuk penerapan sanksi ini,” katanya.

Meski begitu, lanjut politisi dari PDI Perjuangan itu, penerapan tersebut masih dalam kajian lebih mendalam. Sebab, kebijakan penerapan sanksi tersebut perlu dipelajari secara sosial langsung ditengah masyarakat.

“Yang jelas ini masih dalam pembahasan dan akan disosialisasikan dahulu kepada masyarakat,” tukas dia.

(Jiovanno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here