METRO BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat mencatat sebanyak 831 sekolah negeri yang terdiri dari 507 SMA, 285 SMK, dan 39 SLB.

Dari jumlah sekolah yang ada, terdapat sekitar 26 ribu PNS dengan rata-rata sekitar 1.200 PNS pensiun setiap tahunnya. Selain itu, terdapat 13 Cabang Dinas Pendidikan di Jabar.

“Kondisi rill di lapangan, PNS di satuan pendidikan dari 831 sekolah (dalam kewenangan Jabar). Kasubag TU terisi ada 332 orang, 449 kursi masih kosong. Kami kemarin inventarisir dari jumlah yang ada, yang bisa diusulkan ke BKD baru 142 orang, itu yang baru bisa diisi. Ini kondisi rill di lapangan dari sisi SDM,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Jabar Wahyu Mijaya, Rabu (8/7).

Adapun terkait aset, Wahyu mengatakan, penyerahan aset dari kabupaten/kota ke provinsi yang dimulai pada 2017 hingga kini masih menghadapi beberapa kendala. Misalnya seperti aset yang menyewa tanah ke desa atau bekerja sama dengan pihak lain.

Terkait Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan, dari 13 cabang dinas yang ada baru tiga cabang dinas yang memiliki gedung, yakni KCD Wilayah VI (Cianjur), X (Cirebon dan Kuningan) serta XI (Garut).

“Rencana tahun ini mau membangun untuk KCD Wilayah IV (Karawang, Subang dan Purwakarta) serta VII (Bandung dan Cimahi) tapi karena (pandemi) COVID-19 tidak dilaksanakan. Tahun depan akan diajukan lagi,” ucap Wahyu.

Sementara itu, Sekretaris BPKAD Jabar Junaedi, aset di lingkup Dinas Pendidikan Jabar mencapai Rp5 triliun dari 831 sekolah negeri yang ada. Menurut dia, pihaknya juga terus menjalin koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh kepala Cabang Dinas Pendidikan untuk melakukan sensus aset.

“Di lapangan banyak tantangan, tidak mudah, banyak masalah teknis dilapangan yang teknis sekali. Ada sekira 1,5 juta item barang, seperti barang laboratorium mulai dari gelas ukur dan lain- lain, memerlukan upaya besar untuk melakukan perhitungan dan pengecekan,” kata Junaedi.

“Jadi permasalahan sistemik dan teknis di lapangan pasti ada. Tapi kami selalu mengupayakan agar penataan dan pemeliharaan aset selalu on the track,” tutup dia.

(Hayat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here