CIKARANG PUSAT – Lowongan pekerjaan diprediksi kembali akan terbuka setelah saat dimulainya periode new normal di banyak sektor ekonomi. Namun, dari segi intensitas diperkirakan bakal menyesuaikan dengan kebutuhan maupun kemampuan masing-masing perusahaan. Selain itu, otomatisasi juga akan menjadi pertimbangan di era new normal.

Potensi pegawai yang terpaksa menganggur bisa kembali mendapat pekerjaan dalam masa-masa new normal ini. Baik di kantor lama, atau mencari tantangan di tempat baru.

Kepada Cikarang Ekspres, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, Suhup mengatakan saat new normal berlaku Juli nanti akan ada banyak lowongan pekerjaan dibuka perusahaan. 

Hal ini ditandai dengan banyaknya para lulusan SMA sederajat tahun 2020 sudah mulai memadatu dan membuat kartu kuning untuk kerja. 

“Sudah banyak yamg bikin kartu kuning tapi memang sampai hari ini belum ada lowongan karena pasca lebaran Idul Futri. Kemungkin bulan Juli baru berlaku new normal, perusahaan buka lowongan,” ucap dia saat ditemui di ruangannya, kemarin (11/6). 

Suhup pun berencana menjalankan agenda tahunan berupa Job Fair atau bursa kerja di tengah pandemi covid-19. Langkah ini diambil senagai upaya membantu memfasilitasi perusahaan dengan para pencari kerja (pemcaker).

“Kita juga akan adakan program Job Fair dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Dan ini tentu kita lihat perkembangan pandeminya ya,” kata dia.

Mantan Kadishub Bekasi ini kembali mengingatkan para perusahaan yang beroperasi era transisi new normal agar tetap jalankan protokol kesehatan pemerintah 

“Konsepnya sama yaitu protokol tetap berjalan, tetap jaga jarak, selalu gunakan handsinitizer. Lalu, ada pengurangan karyawan masuk karena tidak mungkin masuk penuh,” imbuh Suhup.

Suhup melanjutkan pihaknya bakal terus mengawasi para perusahaan dalam menjalankan protokol kesehatan sebagai bentuk melawan virus korona.

“Kami terus ingatkan dan kami awasi juga langsung dengan terjun ke lapangan agar perusahaan tetap menjalankan protokol kesehatan. Ini penting supaya Kabupatem Bekasi bebas kasus covid-19,” jelas dia. (har/hyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here