CIKARANG BARAT-Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda)  Kabupaten Bekasi tengah menyiapkan strategi pemulihan ekonomi agar koperasi kembali normal setelah terdampak pandemi Covid-19. Pihaknya menargetkan kurun waktu dua bulan ekonomi koperasi dapat pulih. 
Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar mengatakan dirinya sudah berkomunikasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM membahas pemulihan koperasi yang terdampak di Kabupaten Bekasi. 

“Untuk langkah dalam dua bulan ini,  kita sudah berkomunikasi dengan Pa Iyan (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM,red). Koperasi di Kabupaten Bekasi bisa mengambil pekerjaan di pemerintah yang penunjukan langsung,”kata Toto.

Selain itu,  koperasi saat ini bisa mengelola kantin di Pemerintahan Kabupaten Bekasi yang kini sudah berjalan, “Dan  pemerintah memfasilitasi koperasi menciptakan peluang,”tuturnya.

 Toto mengatakan Dekopinda juga tengah membahas keringan pajak untuk pelaku koperasi, “Selama ini kan kontribusi koperasi untuk pajak cukup tinggi. Jadi kita minta semacam kebijakan,”tuturnya. 

Peran Pemerintah Kabupaten Bekasi,  dikatakan Toto dibutuhkan agar koperasi dapat kembali pulih, “Harus ada kekuatan politic power.  Koperasi tidak bisa berjalan sendiri. Harus dituntun pemerintah dan difasilitasi,”tegasnya. 

Selama pandemi Covid-19 ini dikatakan Toto hampir 40 persen anggota koperasi ekonominya anjlok yang mengakibatkan penurunan produksi koperasi. “Pandemi Covid ini melumpuhkan ekonomi para pelaku koperasi dan umkm,”tuturnya. 

Toto berpesan untuk semua koperasi saling menguatkan dan mengedepankan gotong royong, “Jangan berkecil hati,  jadikan bekerja itu hobby dan tanamkan untuk pengurus itu ulet dan jujur,”katanya.(dim) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here