METRO CIKARANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi belum mengumumkan kepastian Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) digelar tahun ini.

Di mana, Pilkades serentak yang diikuti 16 desa seharusnya digelar 19 April 2020 itu ditunda lantaran wabah virus korona.

Kepala Bidang Pemerintah Desa (Pemdes) Kabupaten Bekasi Maman Firmansyah mengaku bahwa dengan berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini, pihaknya akan rapat bersama pimpinan daerah tentang kelanjutan pilkades 2020.

“Nanti kita rapat dan hasil rapat itu menentukan siap atau tidaknya pilkades digelar. Apakah itu bisa dilakukan serentak atau bergelombang,” kata dia, Rabu (3/6).

Skenario bergelombang menjadi pertimbangan karena ada beberapa desa seperti Mangunjaya yang tingkat pandemiknya tinggi. Menurut Maman, desa dengan zona hijau covid bakal diprioritaskan menggelar Pilkades.

“Jadi walaupun New Normal, protokol kesehatan harus tetap dijaga,” kata dia.

Disisi lain, Maman penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa tetap berjalan di era new normal. Hingga kini penyaluran BLT tersbut sudah di terima 50 keluarga penerima manfaat (KPM) secara tarik tunai.

(Jamil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here