METRO SUBANG – Sedikitnya 10 mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) bakal mengikuti kuliah kerja nyata (KKN) tematik di Desa Balingbing, Kecamatan Pagaden Bara, Kabupaten Subang.

Mahasiswa semester enam ini akan tinggal selama 1,5 bulan terhitung dari Rabu (8/7) hingga 20 Agustus 2020 mendatang. Mereka diterima Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi dari Dekan FMIPA-IPB Sri Nurdiati secara virtual daring di Aula Kantor BP4D Subang pada Rabu (8/7).

Sekedar diketahui bersama, KKN Tematik merupakan agenda tahunan IPB. KKN-T merupakan proses pembelajaran mahasiswa turun langsung pada lingkungan masyarakat. Nantinya mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang sudah didapatkan di perkuliahan dan menawarkan inovasi yang bermanfaat untuk masyarakat.

Selain itu, para mahasiswa juga diharapkan mampu berinovasi dan menggali potensi yang ada di daerah, yang mana Subang merupakan salah satu lumbung padi yang bisa digali aspek-aspek dan inovasi agar produksi padi bisa ditingkatkan. Termasuk angkat wisata unggulan Subang.

Kang Akur -sapaan Agus Masykur- mengaku bangga atas kepercayaan dipilihnya Kabupaten Subang sebagai lokasi KKN Tematik IPB tahun 2020.

Dalam kondisi covid-19, Ia berharap kesepuluh mahasiswa KKN Tematik bisa membantu dan bersinergi dengan pemerintah Subang dengan memberikan edukasi dan sosialisi akan pentingnya protokol kesehatan dalam penanggulangan penyebaran covid-19.

“Harapanya di masa pandemic covid-19 ini para mahasiswa diharapkan mampu berprilaku baik dan menjaga diri dengan menjalankan protokol kesehatan,” ujar dia dalam keteranganya.

Kang Akur menjelaskan bahwa Subang sebagai tulang punggung nasional dalam ketahanan pangan yaitu sebagai lumbung padi nasional. Karena itu, kehadiran mahasiswa KKN Tematik IPB mampu mensinergikan sekaligus meningkatkan kualitas pertanian di Subang agar mengangkat pembangunan Subang.

“Kita harapkan bisa membantu dan mensuport marketing dan mensosiliasikan potensi Subang keluar, baik potensi wisata maupun produk unggulan UMKM Subang. Sehingga Subang menjadi daerah yang patut dikunjungi oleh masyarakat luar bahkan turis katena Subang memiliki letak strategis yang memiliki 3 zona yaitu lautan/pesisir, daratan dan pegunungan yang semuanya memiliki beragam potensi yang perlu dikembangkan,” urai dia.

Kang akur juga mengajak kepada para mahasiswa KKN-T IPB untuk mendukung program Pemda Subang yaitu program “Sapapait Samamanis” yaitu program inovasi pemda Subang berupa bantuan kepada masyarakat yang mana yang mampu yang memiliki rezeki banyak membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Jadi program sapapait samamanis diluar dari 9 bantuan yang telah digalakan oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tegas dia.

(Jiovano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here