METRO BANDUNG – Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) Abdul Muis Ali mengungkap modus yang dilakukan tersangka Sekretasi Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Aminudin.

Menuruy dia, Aminudin memanipulasi Laporan Pertanggungjawaban (LPj) kegiatan perjalanan dinas berjalan luar daerah seolah-olah terlaksana.

“Aminudin memerintahkan stafnya untuk membuat kegiatan perjalanan dinas luar daerah. Padahal tidak tertuang dalam Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Subang,” ucap Abdul Muis di Bandung, Sabtu (16/1).

Abdul Muis menjelaskan, pada tahun anggaran 2017 Sekretaris DPRD Kabupaten Subang menganggarkan belanja perjalanan dinas luar daerah sebanyak Rp 8,6 Miliar.

Namun bwgitu, sambung dia, dalam pelaksanaan perjalannnya terdapat penyimpangan pada realisasi kegiatan dan LPj perjalanan dinas yang dilakukan Sekretaris Daerah Subang. Khusunya pada program peningkatan kapasitas lembaga Perwakilan Rakyat Daerah.

“Berdasarkan laporan hasil audit perhitungan negara BPKP Perwakilan Jabar, kerugian dari manipulasi LPj itu kerugian negara mencapai Rp 835 juta,” jelasnya.

Terakhir, pasal yang disangkakan, berdasarkan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal (3) Jo. Pasal 18 ayat 1 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-satu KUHPidana. (erw/yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here