METRO SUBANG – Bupati Subang Ruhimat, meresmikan fasilitas pengolahan sampah berupa pusat daur ulang (PDU) secara virtual. Hal ini bagian tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

Di mana, Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membangun sarana prasarana pengelolaan sampah berupa PDU Bank Sampah Induk dan Biodigester di 5 Kabupaten di DAS Citarum.

Selain itu, Bupati Ruhimat juga menandatangani prasasti peresmian PDU yang memiliki kapasitas 10 ton per hari.

Wakil menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong dalam sambutannya sekaligus meresmikan dan menyerahterimakan fasilitas pengelolaan sampah, menyampaikan  bantuan sarana prasarana pengolahan sampah yang disampaikan guna mempercepat upaya pengendalian pencemaran dan kerusakan DAS Citarum.

Penanganan sampah merupakan masalah bersama dan harus menjadi perhatian semua pihak, di hulu pemerintah berupaya meningkatkan kesadaran  masyarakat dalam mengelola sampah dan di hilir pemerintah memanfaatkan teknologi  untuk mengelola  dan memilah sampah, termasuk mengelola PLTSA.

Sementara itu, Bupati Ruhimat menyampaikan banyak terima kasih kepada KLHK atas bantuan yang disampaikan mudah-mudahan dapat bermanfaat dan dapat membantu dalam pengolahan sampah di Kabupaten Subang.

“Dengan kapasitas yang ada sebesar 10 ton meskipun jauh dari kebutuhan mudah-mudahan dapat dipenuhi kekurangannya di masa yang akan datang,” ujar Kang Jimat -sapaan akrabnya.

Terkait pengelolaan sampah, sambung dia, saat ini Subang merencanakan untuk membangun TPA untuk menggantikan TPA Panembong. Hal itu sebagai salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Subang dalam menangani permasalahan sampah yang tiap hari jumlah sampahnya selalu bertambah.

“Tiap hari total sampah di Kabupaten Subang mencapai 1.027 ton. Jadi pengelolaan sampah yang baru terlayani  baru 16 kecamatan, itupun belum sampai ke desa-desa,” ungkap Kang Jimat.

(Jiovano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here