METRO PURWAKARTA – Persiapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Jawa Barat, terus meluas ke daerah-daerah. Setelah Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) dan Bandung Raya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta bakal menerapkan PSBB pekan depan bersama Kabupaten Karawang dan Kota Sukabumi.

Rencananya, PSBB Purwakarta dilakukan parsial di enam kecamatan. Yakni, Kecamatan Purwakarta, Jatiluhur, Babakan Cikao, Campaka, Pasawahan dan Bungursari.

Bupati Purwakarta, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, Anne Ratna Mustika telah sepakat Kabupaten Purwakarta bakal terapkan PSBB, namun sifatnya parsial alias tidak menyeluruh. Kebijakan PSBB ini menyusul adanya rencana dari Provinsi Jawa Barat yang akan menerapkan PSBB secara total.

Menurutnya, langkah PSBB ini sebagai upaya antisipasi penanggulangan dan pencegahan penyebaran wabah korona di wilayahnya.

“Kami hanya terapkan di enam kecamatan saja, di antaranya Kecamatan Purwakarta, Jatiluhur, Babakancikao, Campaka, Pasawahan, dan Bungursari. Rencananya PSBB di Purwakarta akan dimulai pada Rabu 6 Mei 2020 atau pekan depan,” kata Anne, Kamis (30/4).

Anne juga menyebut kebijakan PSBB memang sudah seharusnya diberlakukan. Mengingat Purwakarta telah menjadi wilayah transmisi lokal, sehingga salah satu yang perlu diawasi itu warga yang berstatus Orang Pelaku Perjalanan (OPP) terutama dari wilayah zona merah.

Sementara itu, hingga kini Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta tetap melakukan langkah-langkah antisipasi penyebaran Covid-19, diantaranya dengan melakukan rapid test (pemeriksaan) dan tracing (pelacakan) bagi yang kontak erat dengan pasien dalam pengawasan.

“Satu warga berstatus ODP telah selesai masa pemantauan, total ODP saat ini ada 159 orang. PDP bertambah 5 orang, dan sembuh 2 orang, saat ini ada 17 orang PDP. Untuk pasien terkonfirmasi positif di Purwakarta bertambah 6 orang. Jumlah pasien positif Covid-19 di Purwakarta yang masih dalam perawatan saat ini menjadi 14 orang,” tukas Ane.

(Jiovano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here