KARAWANG- Curah hujan dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Karawang menyebabkan banjir kembali menerjang daerah ini.

Beberapa daerah langganan banjir dalam beberapa waktu yang lalu sempat surut, dalam hitungan hari telah tergenang kembali, bahkan daerah baru yang tidak pernah tersentuh air-pun, saat ini terendam.

Warga yang dikagetkan air bergerak cepat memasuki rumah warga di pagi hari, membuat warga panik untuk mengungsikan barang-barang berharganya untuk dipindahkan ke tempat yang lebih aman. Hal dapat dilihat kesibukan warga di beberapa perumahan.

Salah satunya Perumahan Bintang Alam, Teukjambe Barat. Sejak informasi diumumkan pada pukul 6.30 WIB melalui pengeras suara tempat ibadah, warga langsung berhamburan untuk memindahkan barang-barang berharganya terutama kendaraan untuk dievakuasi ke depan gerbang Perumahan Bintang Alam yang relatif lebih tinggi.

Sementara Perumahan Harmoni di Telukjambe Timur lebih dahulu bergerak sejak pukul 5 dini hari. Disusul meluasnya air di Perumahan Karaba, Perumahan Karawang Indah dan perumahan lainnya.

Menurut informasi Lucky, warga Dawuan kecamatan Cikampek mengatakan dampak banjir kali ini merupakan air kiriman dari sungai Cibeet dan Citarum dan menjadi bencana yang terparah dari tahun 2016 sebelumnya.

Pihak BPBD Karawang sendiri saat dihubungi menjelaskan, untuk banjir yang menerjang Sabtu, 20 Februari 2021 ini, belum dapat mengeluarkan data resmi berapa banyak desa dan kecamatan yang terdampak banjir. Ia mengatakan dalam waktu secepatnya rilis data banjir jilid II yang akan segera diumumkan dan disebar.

Yasin Nasrudin, Kepala BPBD Kabupaten Karawang mengaku rumah yang ditempati saat ini mengalami bencana yang sama. Dimana air masuk rumahnya dengan ketinggian hingga lutut orang dewasa. (shn/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here