METRO KARAWANG – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, akhirnya menggelar rapat evaluasi penanganan Covid-19 pada Senin (25/01/2021).

Dalam rapat tersebut, Satgas mengevaluasi kinerja masing-masing bidang dalam rangka penanganan Covid-19. Di mana, Karawang kembali mendapat rapor merah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam paparannya, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nanik Djojana mengatakan, kasus terkonfirmasi virus korona di Karawang masih tinggi. Bahkan, selama lebih dari 6 pekan, Karawang masih berada dalam zona merah.

Saat ini, sambung dia, Pemkab Karawang sudah menyiapkan 1.662 tempat tidur bagi pasien Covid-19, dengan rincian 872 bed inap di 24 RS, 786 di 6 hotel isolasi, HCU 29 tempat tidur dan 32 tempat di ICU‎. Ia juga mengatakan, 60 persen pasien yang dirawat merupakan orang tanpa gejala (OTG).

“Untuk wilayah kecamatan yang paling banyak terpapar adalah Kecamatan Telukjambe Timur dan diikuti Karawang Barat dan Karawang Timur,” ujar Nanik.

Sementara, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan, dalam rapat evaluasi ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja masing-masing bidang untuk berperan dalam menekan laju penularan virus korona, khususnya di Karawang.

“Kita harus pastikan bahwa tracing, testing dan treatment kita berjalan dengan baik. Ini penting karena itu merupakan langkah yang tepat untuk menangani pandemi,” ujar dia.

Poin utama dalam rapat tersebut adalah meningkatkan kinerja Satgas tingkat kecamatan. Bupati Cellica menuturkan, upaya pencegahan harus dimulai dari wilayah paling dekat dengan masyarakat.

“Kita harus pastikan kinerja di tingkat paling bawah berjalan dengan baik. Sosialisasi harus digalakkan,” tandasnya.

(Mahesa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here