METRO KARAWANG – Jalan Ahmad Yani, Klari-Cikampek (Pantura) di daerah Pawarengan, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek terendam banjir sedalam 40-60 centimeter, setelah diguyur hujan deras sejak malam hari.

Akibat banjir jalur tersebut terputus dan kendaraan arah Cikampek menuju Karawang dialihkan lewat jalur tol, karena kondisi jalan sulit untuk dilalui.

Berdasarkan pantauan dilapangan, ada beberapa sepeda motor yang mengalami mati mesin alias mogok hingga terpaksa harus didorong. Selain itu, genangan banjir menyebabkan lalu lintas di jalur Karawang menuju Cikampek mengalami antrean kendaraan beberapa kilometer. Petugas lalu lintas mengatur arus lalu lintas di daerah Pabrik Pur, Kecamatan Pancawati.

Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Rizky Adiputra mengatakan, pihaknya melakukan pengalihan arus lalu lintas dan penutupan jalan di Pertigaan Dawuan dari arah Cikampek-Karawang. Karena terdampak genangan air se tinggi 40-60 centimeter di daerah Pawarengan, Desa Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek.

“Kita lakukan penutupan di Pertigaan Dawuan dari arah Cikampek-Karawang. Karena daerah Pawarengan, Desa Dawuan Tengah tidak bisa dilewati semua kendaraan. Ketinggian air sekitar 40-60 centimeter,” kata Rizky kepada wartawan, Minggu (7/2/21).

Menurut dia, bagi kendaraan R4 atau R6 yang akan menuju Karawang dialihkan untuk menggunakan Tol Kalihurip. Sedangkan untuk kendaraan R2 supaya menggunakan jalur alteri lainnya, karena tidak bisa dilintasi semua kendaraan.

Salah seorang warga sekitar, Firmansyah (30) menyebut bahwa banjir Jalan Ahmad Yani digenangi banjir separah ini baru pertama kalinya.

“Ini paling parah banyak kendaraan motor dan mobil mogok,” jelasnya.

(rie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here