METRO KARAWANG-Jalan Raya Cilamaya, yang melintasi empat desa di Kecamatan Cilamaya Wetan lumpuh total akibat banjir. Senin, (8/2) pagi.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Cilamaya. Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi jalan raya. Akibat tingginya debit air yang masuk ke jalan. Banyak kendaraan roda dua dan roda empat yang mengalami mogok.

Tokoh Masyarakat Desa Cilamaya, Nurhasan mengatakan, status banjir tahun 2021 ini. Merupakan yang paling parah, selama lima tahun belakangan ini.

“Biasanya tidak sampai masuk ke jalan raya. Banjir sekarang bisa disebut yang paling parah,” ujarnya, kepada OnlineMetro.id.

Salah satu pengendara, Munir menambahkan, puluhan motor yang melintasi Jalan Raya Cilamaya mengalami mati mesin. Ia menggambarkan, ketinggian air di jalan raya sekitar 40 centimeter.

“Banyak yang mogok pak, kalau jalan kaki setinggi paha orang dewasa. Debit air juga naik terus,” katanya. (Wahyu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here