METRO KARAWANG – Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) pegawai di sektor industri, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Karawang.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengakui wabah Covid-19 sangat berdampak khususnya pada sektor industri. Namun pihaknya tidak tinggal diam mengantisipasi dampak dari adanya PHK pegawai disektor industri.

“Kami sudah berkoordonasi dengan pihak industri untuk menjaga agar angka PHK tidak bertambah dan pegawai yang dirumahkan bisa sedikit demi sedikit kembali bekerja,” tegas dia, Kamis (9/7).

Meski begitu, sambung Cellica, untuk sektor pertanian justru meningkat dan masih menjadi andalan peningkatan perekonomian pada sektor pertanian. Hal tersebut terlihat dari distribusi logistik beras yang mengalami kenaikan.

“Untuk di sektor pertanian kami akan memfokuskan bantuan pupuk benih dan infrastruktur pertanian serta potensi perikanan kelautan,” bilangnya.

Cellica menyatakan dalam penanganan Covid-19, Pemkab Karawang telah melakukan langkah-langkah, dengan selalu berpedoman pada Standar Operasional Prosedur (SOP). Mulai dari pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat hingga Provinsi Jawa Barat.

Kata dia, Pemkab Karawang telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat terkait pelaksanaan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, rutin cuci tangan, memakai hand sanitazer, social distancing dan physical distancing.
.
“Masyarakat Karawang kami ajak bersama-sama untuk bangkit, bergerak, berjuang bersama untuk kemajuan dan kebahagiaan Karawang secara menyeluruh,” tukas Cellica.

(Hayat)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here