METRO CIKARANG – Sejumlah persiapan pembelajaran tatap muka di Kabupaten terus dimaksimalkan. Di mana, rencananya ada 814 sekolah yang akan menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Januari 2021 nanti. 

Hal itu diungkapkan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja saat meninjau kegiatan simulasi dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka pada pandemi covid-19, Selasa (15/12/2020).

Kata dia, ada 708 SD dan 96 SNP yang siap untuk belajar tatap muka. “Tentu saja harus ada persiapan-persiapan, seperti ijin dari Pemerintah Daerah, sudah layak atau belum. Kesiapan pihak sekolah dan juga ijin dari orang tua murid,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga ikut menyiapkan ketersediaan sarana sanitasi dan kebersihan di sekolah untuk mendukung kesehatan para siswa dan guru.

“Seperti toilet yang bersih dan layak, sarana tempat mencuci tangan memakai sabun, adanya hand sanitizer dan disinfektan,” ucapnya.

Eka menambahkan, para siswa dan guru juga wajib memakai masker dan cek suhu tubuh sebelum masuk ke area sekolah. Kemudian para guru juga harus mengikuti test swab dan rapid test secara berkala.

Setiap kelas hanya boleh diisi 50 persen dari kapasitas ruang kelas yang ada, agar para peserta didik dapat menjaga jarak pada saat KBM.

“Atau bisa juga nanti dibikin beberapa shift. Misalkan shift satu pagi hari nanti siangnya ada lagi. Selain itu, kita juga tidak mengijinkan ada kegiatan ekstra kulikuler, atau fasilitas lainnya yang menyebabkan terjadinya kerumunan,” ucap dia.

Diketahui bersama, Bupati Eka didampingi Sekda Uju berkeliling untuk meninjau SD Negeri 02 Desa Karang Raharja Kecamatan Cikarang Utara dan SMP Negeri 3 Cikarang Utara, pada Selasa (15/12)

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here