ILUSTRASI
  • Yang Terbukti Buang Limbah Ilegal

METRO CIKARANG – Belum adanya sanksi bagi para pencemar limbah membuat pesimis jika kali di Kabupaten Bekasi bakal bersih dari pencemaran. Makanya, dinas terkait diminta berani ambil sikap kepada para pelaku pencemaran limbah industry ke sungai.

“Ya kalau tidak ada sanksi kepada perusahaan yang terbukti limbahnya mencemarkan kali ya percuma, pencemaran akan terus terjadi sampai hari kiamat,” kata Bendahara Walahntara, Sarifuddin.

Dia mengatakan jika sanksi tegas kepada perusahaan pembuang limbah illegal akan memiliki efek jera kepada siapapun yang berani membuang limbahnya ke sungai-sungai. Dengan begitu, Kabupaten Bekasi memiliki peluang besar agar aliran sungainya bisa terbebas dari pencemaran limbah.

“Jadi sudah saatnya ada sanksi, saya yakin kalau ada yang disanksi kalau perlu perusahaan pembuang sampah illegal itu diumumkan ke public agar benar-benar tercipta efek jera, jadi jangan dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Sebelumnya, Pencemaran limbah di Kali Cikarang-Bekasi Laut (CBL) di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, telah berlangsung sejak lama.

Masyarakat maupun organisasi lingkungan kerap mengadukan hal itu, bahkan pemerintah dan anggota DPRD Kabupaten Bekasi beberapa melakukan inspeksi mendadak.

Namun, beragam langkah yang dilakukan tetap percuma. Tidak ada tindakan bagi para pelaku pencemaran lingkungan.

Bahkan anggota DPRD juga kerap melakukan inspeksi terkait limbah namun tidak pernah menyelesaikan persoalan. Termasuk juga dari pemerintah yang terkesan membiarkan terjadinya pencemaran limbah tersebut.

(zie/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here