PAW KADES: Acara penetapan 3 calon terpilih akan mengikuti Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, sisa masa jabatan 2021/2024. foto: ALMUJAMIL/CIKARANG EKPRES

METRO CIKARANG – Tiga calon terpilih akan mengikuti Pergantian Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi sisa masa jabatan 2021/2024 sudah di tetapkan.

Dimana, sebelumnya kepala desa (Kades) Desa Nagasari Martam, yang tersandung kasus hukum. Untuk itu harus di lakukan PAW.

Berdasarkan berita acara yang sudah di tandatangani oleh seluruh calon dan saksi, bahwa hasil undian nomor urut calon kepala desa antar waktu Desa Nagasari Nomor 11/Panitia PAW/Nagasari/1/2021.

Ketiga calon terpilih yakni, Asep Haryono dengan nomor 1, Nurdin Hardiansyah dengan nomor 2 dan Nursan Hidayat dengan nomor 3.

Ketua panitia PAW Kepala Desa Nagasari Suarna mengatakan, seharusnya PAW ini di lakukan pada Juni 2020. Namun dikarenakan adanya wabah Virus Korona atau Covid-19 maka PAW di tunda hingga berakhirnya Pilkada 2020.

” Sehari stelah pilkada kita langsung bergerak, sehingga dengan saat ini sudah sampai tahapan penetapan calon dan nomor urut juga sudah kita umumkan,” kata Suarna kepada Cikarang Ekspres, Sabtu (16/1/21).

Suarna memaparkan, tahapan selanjutnya penjaringan suara dari para Tokoh Desa Nagasari. Hingga kini, bedasarkan data yang ada di pemerintahan desa kemudian yang sudah di laksanakan hasil pendataan dari para ketua Rt.

” Karena tentu saja ketua Rt yang lebih tahu siapa saja tokoh yang ada di wilayahnya,” ujarnya.

Namun begitu, usulan para ketua Rt berdasarkan data yang ada di Pemdes juga itu belum tentu menjadi unsur masyarakat yang akan mengikuti Musdes nanti, Itu harus mengikuti tahapan verifikasi dulu. 

” Jadi kita tidak asal menerima data begitu saja. Jadi BPD sudah membuat sistem verifikasi unsur masyarakat tersebut berdasarkan berbagai kriteria,” kata dia.

Contoh misalnya unsur masyarakat dari tokoh pendidikan, itu harus jelas dia tinggal di Rt mana, kemudian dia dilibatkan sebagai unsur pendidik tokoh apa ?

” Itu harus jelas kalau dia sebagai pendidik. tugas kerjanya dimana?, satuan pendidikan mana?, jadi harus jelas. nanti ada semacam formulir Verifikasi yang harus di lengkapi dan itu nanti akan di musdeskan lagi,” jelasnya.

Sehingga, sambung Suarna, dengan di musdeskan lagi tidak ada tokoh tahu bulat. ” tokoh yang hanya sekedar ngaku-ngaku,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolsek Serang Baru, AKP Abdul Rasyid mengatakan, dalam rapat pengumuman calon dan nomor urut pemilihan kepala desa antar waktu Desa Nagasari, Polsek serang baru mengerahkan pengaman sebanyak 25 personil berikut linmas desa.

Selain itu, Kapolsek juga mengatur terkait protokol kesehatan (Prokes) Covid-19, dimana sekarang sedang di berlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

” Prokesnya benar-benar kami atur, jaga jarak, kemudian kondusif harus mutlak keamanannya,” tegas Kapolsek.

Kapolsek menuturkan, Sejak akan berlangsungnya rapat, kapolsek sudah mengatur prokes dan kemudian rapat pemilihan nomor urut juga aman, kemudian penetapan calon juga aman.

” Iya alhamdulilah semuanya berjalan dengan kondusif,” ujarnya.

Kapolsek berharap, kedepannya pemilihan PAW ini supaya berlangsung sesuai prokes, tidak ada kerumunan. Kemudian PAW ini juga berjalan dengan lancar.

” Apapun hasilnya siap kalah siap menang, tidak boleh ada anarkis sekecil apapun,” tandasnya.

(mil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here