METRO CIKARANG – PT LG Elektronik Indonesia akhirnya harus tutup sementara. Pasalnya, dari hasil swab test sebanyak 238 orang menunjukan positif covid-19.

Tutupnya LG karena Covid-19 dibenarkan Juru Bicara Percepatan Gugus Tugas ovid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah. “Benar perusahaan itu sekarang sudah ditutup sementara,” kata Alamsyah.

Alamsyah mengungkap jika awal penyebaran virus corona di perusahaan elektronik itu dari salah satu staf kantor perusahaan tersebut. Hamper 600 karyawan diwajibkan menjalani tes swab.

Satgas Covid juga saat ini tengah mendalami kasus tersebut selema 14 hari kedepan. Termasuk meminta kepada warga yang pernah kontak langsung dengan mereka yang positif corona agar segera melapor.

“Bagi yang pernah kontak langsung segera melaporkan ke kami, dan langsung dilakukan pengecekan kesehatan,” katanya.

Saat ini, karyawan yang dinyatakan positif corona itu telah diisolasi di rumah sakit dan juga ada yang melalkukan isolasi di rumah masing-masing.

Sementara itu, Ketua forum HRD kawasan industri, Rahma mengaku cemas dengan kondisi cluster covid di industri. Dia meminta agar pemerintah daerah menerapkan sanksi tegas ditengah masyarakat untuk menerapkan standar protocol kesehatan covid-19.

Menurutnya, kasus covid di cluster industry dipicu kurangnya kesadaran tiap individu akan pentingnya menjaga kesehatan ditengah pandemic covid-19.

“Kalau untuk penerapan di perusahaan, yang saya tahu sudah bagus semua dan didukung oleh dinas terkait untuk memantau. Yang jadi masalah adalah karyawan kan tidak stand by di pabrik 24 jam, artinya pulang dari pabrik mereka bisa saja ke indomaret, ngopi ke tukang nasi goreng dan lain-lain lah dari situ yang saya bilang tadi kurangnya kesadaran tiap individu,” papar Rahma.

Makanya, Forum HRD kawasan industry di Kabupaten Bekasi meminta agar standar penerapan covid itu serentak sampai tingkat bahwa seperti RT. Jika kesadaran individu telah terbangun, dia yakin, penyebaran virus corona di dunia industry juga bisa diminimalisir.

(uzi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here