METRO CIKARANG – Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mendapat apresiasi Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Menurut Eka, upaya yang telah dilakukan membuat grafik kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi tetap stagnan dan tidak terjadi lonjakan kasus yang cukup besar.

“Saya mengapresiasi kinerja dari Dishub dan Satpol PP yang telah melaksanakan dengan baik. Apalagi saya melihat di lapangan pada bulan Ramadan, saya sangat terharu. Banyak orang yang memang pada bulan Ramadan buka bersama keluarga. Tapi para anggota Satpol PP dan Dishub di lapangan, bukanya juga dengan nasi kotak. Di lapangan, dipinggir jalan, tapi semangatnya luar biasa,” kata dia saat pimpin Apel Gabungan di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Jumat (29/5).

Terkait PSBB yang telah diterapkan Pemkab Bekasi, Bupati Eka mengaku masih banyak menemukan kendala dalam pelaksanaannya. Namun dengan kekompakan dan kerja keras yang dilakukan oleh segenap jajarannya diharapkan dapat membantu memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

“Apalagi kita masih PSBB, tanpa didukung Satpol PP dan Dishub di lapangan, mungkin kita banyak menemukan kendala. Alhamdulillah, dengan kekompakan kita dan kerja keras dalam bertugas di lapangan ini membantu sekali,” terangnya.

Lebih lanjut, terkait status penetapan terbaru saat ini Pemkab Bekasi masih menunggu pengumuman resmi dari Provinsi Jawa Barat. Dikutip dari unggahan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil di akun instagramnya @ridwankamil menyebutkan, sekitar 60% Zona Biru (level 2) bisa memulai pilihan new normal. Dan sekitar 40% Zona Kuning (level 3) wilayah melanjutkan PSBB proporsional sampai 12 Juni 2020.

“Tetap semangat dalam rangka melaksanakan tugas-tugas. Kita akan terus membangun kabupaten Bekasi dan kita akan terus berbuat buat masyarakat Kabupaten  Bekasi untuk lebih baik lagi,” tutupnya.

(Jiovano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here