METRO CIKARANG – Pembangunan toilet garapan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Discipkataru) Kabupaten Bekasi yang viral di sejumlah media, ditanggapi Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

Orang nomor satu di Kabupaten Bekasi itu secara lugas menegaskan bahwa ramainya pemberitan pembangunan WC senilai Rp 196 juta itu baru berjalan 35 persen. 

“Nanti kita akan lihat sejauh mana dikerjakan sampai selesai. Dan saya akan mengevaluasi terhadap yang sudah dikerjakan,” ujar dia, Selasa (15/12/2020).

Apalagi, sambung Eka, pihaknya memiliki Inspektorat yang terus memantau seluruh program pembangunan yang digarap para organisasi perangkat daerah (OPD) agar tepat sasaran dan bermutu tinggi. 

Tak terkecuali, pembangunan toilet dalam rangka kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Januari 2021 nanti.

“Kita ada Inspektorat yang nantinya melihat tentu saja apabila ditemukan pelanggaran atau tidak sesuai spek yang ada maka saya akan tindak tegas jajaran saya yang bermain-main dengan hal tersebut,” jelas dia.

Bupati Eka berharap pembangunan toilet maupun fasilitas pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Bekasi itu berkualitas. “Kita ingin uang masyarakat itu digunakan untuk masyarakat juga,” imbuhnya.

Menurut dia, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan keputusan untuk memberikan kewenangan kepada Pemerintah Daerah dalam menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.

Selain itu, Pemerintah Daerah akan terus melakukan evaluasi terhadap efektifitas penyelenggaraan pembelajaran tatap muka, untuk memastikan dalam kesiapan mengahadapi new normal.

“Apabila ada siswa yang memang suhu tubuhnya tinggi disediakan ruang isolasi. Dan pihak sekolah akan menghubungi puskes terdekat agar nantinya dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya

Bupati berharap kegiatan belajar tatap muka di Kabupaten Bekasi yang rencananya akan dimulai pada bulan Januari 2021, dapat berjalan dengan baik. Serta agar anak-anak nantinya dapat belajar tatap muka dengan nyaman tanpa takut akan penyebaran Covid-19 di lingkungan mereka belajar nanti. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat, agar terhindar dari penularan virus Covid-19. 

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here