METRO CIKARANG – Pemerintah Kecamatan Setu menegaskan tidak pernah mengeluarkan ijin pembuangan sampah luar Kabupaten Bekasi ke Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Burangkeng.  Pasalnya Kecamatan tak memiliki kewenangan terkait pembuangan sampah. 

Sekretaris Camat Setu, Dede Mauludin menjelaskan, secara normatif hal itu merupakan wewenang UPTD TPAS dan UPTD kebersihan wilayah setempat yang berada di bawah Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup. 

“Kita hanya fungsi koordinatif. Jelas memang soal sampah dan kebersihan adalah tanggung jawab kita bersama. Siang ini kita akan tinjau (TPAS Burangkeng) karena memang wilayah kita,” ucap dia sewaktu ditemui di kantor, kemarin Selasa.

Katanya, dalam lingkup kerja sama dengan perumahan untuk membuang sampah, selama masih wilayah Kabupaten Bekasi, masih diperbolehkan. Kerja sama itu akan masuk ke dalam retribusi pemerintah daerah. 

“Kalau dari luar Bekasi ora boleh. (Soal hal itu) kita akan monitor karena aspek kewilayahan bersama rekan-rekan trantib, kebetulan Burangkeng wilayah kita,” demikian Dede. 

Dia sendiri mengaku, sudah mengetahui dan melihat video truk sampah berpelat F yang membuang muatannya ke TPAS Burangkeng. 

Rekaman itu, menurut informasi, direkam salah seorang warga Desa Burangkeng pada 23 Juni 2020 siang. Truk itu diduga berasal dari wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor. (dim/uzi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here