12 Mobil Damkar Diterjunkan, Petugas Keamanan Larang Liput Kejadian


METRO CIKARANG – Tragedi kebakaran gudang penyimpanan bahan baku pabrik kertas milik PT Fajar Paper di Jalan Fatahila di Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, kembali terulang. 

Kemarin (22/12) pagi buta, kepulan asap tebal membumbung tinggi di langit dan terlihat dari kejauhan.

Informasi yang dihimpun Cikarang Ekspres, peristiwa kebakaran gudang milik pabrik produsen kertas kemasan itu terjadi pada 15.35 WIB. Ada ribuan karton limbah kardus hangus dilalap si jago merah.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan sedikitnya 12 mobil Damkar. Setiba di lokasi, petugas berusaha secepat mungkin melumpuhkan amukan api.

Namun, mereka sempat kewalahan karena karena tumpukan bahan baku setinggi sekira 6 meter yang tersimpan, mudah terbakar, membuat kobaran api cepat membesar dan melumat seluruh isi gudang pabrik kertas.

Warga setenpat, Andi, mengaku kaget adanya teriakan kebakaran dan suara mobil pemadam kebakaran saat menjelang salat subuh.


“Nah ketika keluar ternyata sudah terbakar dan banyak kabut asap di gudang pabrik Fajar Paper,” ujar dia kepada wartawan, kemarin.

Meski begitu, sambung Andi, pihaknya tak tahu detail penyebab peristiwa kebakaran tersebut. Ia pun sempat khawatir karena gudang bahan baku berada sangat dekat dengan kawasan permukiman.

“Ini sama seperti beberapa tahun lalu. Kok kayak langganan aja kebakarannya kang,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Damkar Kabupaten Bekasi Hasan Basri menyebutkan bahwa pihaknya telah menerjunkan 12 unit mobil pemadam kebakaran.


“Dan hingga saat ini masih berlangsung kebakaran dan saya pun masih di lokasi. Kebakaran cukup lumayan besar luasnya dan cukup besar yang terbakar tumpukan kardus serta kertas,” ungkap dia.


Hasan mengaku baru mendapatkan informasi kebakaran pada pukul 06.00 dan langsung meluncur ke lokasi. “Nah awal kebakaran belum bisa kami jelaskan karena kami masih fokus untuk penanganam pemadaman,” ujarnya.
Mantan Camat Cibitung itu belum bisa memberikan gambaran secara detail lantaran wilayah yang terbakar cukup luas.


“Ini bukan gudang jadi lapangan terbuka untuk penampungan kertas atas kardus untuk didaur ulang untuk menjadi kertas,” pungkasnya seraya mengatakan sejauh ini belum ada korban jiwa.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Kasus kebakaran gudang tersebut ditangani petugas gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Polsek Cikarang Barat.

Sementara itu sejumah awak media yang hendak meliput tragedi kebakaran, dilarang masuk ke area pabrik oleh petugas kemananan pabrik.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak pabrik terkait peristiwa kebakaran tersebut. 

Sementara itu, pihak PT Fajar Surya Wisesa membenarkan telah terjadi musibah kebakaran di area penyimpanan bahan baku pada Selasa, 22 Desember Pukul 03.30 WIB.

“Sumber titik api sudah terlihat diarea terbuka tempat bahan baku tersebut. Selanjutnya Bagian pengamanan pabrik telah melakukan koordinasi dengan Pemadam Kebakaran,” ucap Ketua Pelaksana CSR FajarPaper, Kurniawan, Rabu (23/12/2020).

“Dan sampai saat ini Pihak Damkar dan FajarPaper masih berusaha dilakukan upaya pemadaman di titik api tersebut dan sekaligus melakukan pendinginan,” sambung dia.

Terkait penyebab kebakaran, Kurniawan mengatakan hal ini masih didalami oleh Fajar Paper dan sejauh mana dampak yang terjadi dari kebakaran ini masih dilihat.

“Sebesar apa yang terkena dampak dan seberapa parah kerusakan masih didalami oleh tim Fajar Paper di lokasi” Jelas Kurniawan.

Sementara itu semua aktivitas Produksi di Pabrik tetap berjalan seperti biasa.

“Semua proses produksi masih berjalan seperti biasa dan tidak terkendala sama sekali dgn musibah ini,” kata Kurniawan.

“Terkait hal-hal lain apabila diperlukan akan disampaikan sesegera mungkin,” demikian dia.

(har/mil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here