METRO CIKARANG РProyek Rehab Ruang Kelas dan toilet di SMAN 1 Karang Bahagia diduga dikerjakan asal-asalan untuk  merauk keuntungan oleh oknum pengelola pekerjaan.

Bantuan rehab dan pembangunan toilet dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Untuk rehab ruang kelas dan 2 paket pembangunan toilet di sekolah tersebut terlihat dikerjakan asal-asalan.

Di ketahui, biaya Rehab Ruang Kelas  yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2020 dengan total anggaran mencapai Rp.500 juta lebih dan anggaran untuk 2 paket pembangunan toilet sebesar Rp.360 jutaan. Pengerjaan yang di kerjakan secara swakelola oleh pihak sekolah ini diduga asal jadi.

Sementara itu, ketika akan dikonfirmasi terkait dugaan tersebut, Kepala Sekolah SMAN 1 Karang Bahagia Wawan tidak berada disekolah dan sudah beberapa kali disambangi tidak pernah berada di sekolah.

Menanggapi hal itu, ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) MPC Pemuda Pancasi ( PP) Kabupaten Bekasi Ujang Suryadi.SH.MH mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pendalaman dan melengkapi data informasi investigasi, klarifikasi di lapangan dan akan di bawa ke ranah Hukum Kejaksaan Negeri Cikarang dan Polda Metro Jaya.

“Agar dapat diketahui secara pasti dugaan penyelewengan anggaran perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan, kami telah berusaha melakukan klarifikasi ke pihak sekolah.namun tidak pernah bertemu kepala sekolah. Untuk itu setelah data lengkap, kami akan laporkan ke pihak berwajib dalam hal ini Kejari dan Polda Metro Jaya”. Kata Ujang Kepada Cikarang Ekspres, Kamis (19/11).

Masih dikatakan Ujang, Jika dugaan pembangunan rehab ruang kelas dan pembangunan dua paket pembangunan toilet sekolah itu diduga dikerjakan asal-asalan ini tidak segera ditindak lanjuti.

” Hal buruk semacam ini akan membudaya dan berdampak buruk pada pembangunan di dunia pendidikan.” tandasnya. (mil/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here