METRO CIKARANG – Lantaran kesal diberhentikan secara sepihak ditengah Pandemi Covid-19, Puluhan karyawan PT Hotmal Jaya Perkasa menggelar aksi duduk disamping perusahaan yang berlokasi di Desa Mekarwangi, Cikarang Barat pada Rabu (15/7).

Ketua PUK SPAMK FSPMI,  Eko mengatakan, sebanyak 60 karyawan diberhentikan secara sepihak oleh manajemen.  Mayoritas merupakan anggota serikat beserta semua pengurus serikat. 

“Tanggal 13 Juli yang shift satu beberapa karyawan tidak boleh masuk oleh security.  Security megang list nama yang ga boleh masuk. Sorenya muncul pengumuman daftar nama yang di PHK,” kata dia ditemui di Polres Metro Bekasi, kemarin.

Eko menyanyangkan tindakan perusahaan yang melakukan PHK secara sepihak.  Terlebih semua pengurus serikat pekerka FSPMI juga turut diberhentikan termasuk dirinya. 

“58 anggota serikat. Perusahaan beralasan akibat pandemi.  Karena tidak ada itikad baik kami sudah laporkan hal ini ke pengurus cabang FSPMI,” tuturnya. 

Eko menduga phk secara sepihak yang dilakukan perusahaan lantaran pekerja sempat menolak skema pemotongan upah secara sepihak pada bulan Mei lalu. 

“Sebelum potongan sudah lakukan sosialisasi tapi dengan tegas kita tolak. Selanjutnya kita buat pengaduan ke pengawas tapi tidak ada hasilnya,” tuturnya. 

Saat ini, kata dia, pekerja yang diberhentikan menggelar aksi solidaritas di depan perusahaan, untuk manajemen membuka ruang diskusi.  Pasalnya sumber penghasilan karyawan itu sudah tidak ada.

(dim/uzi) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here