Kasi BUMDes, Gunanta

METRO CIKARANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi melalui Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Pesem) menginginkan produk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) beredar di pasaran.

Untuk itu, pihaknya meminta dorongan dari Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi untuk membantu, baik perizinan maupun pemasarannya.

Kasi BUMDes Kabupaten Bekasi Gunanta dengan lugas mengatakan, sejauh ini prodak dari hasil BUMDes yang menonjol yakni air kemasan botol dari Desa Hegarmanah dan air isi ulang galon dari Desa Lambangsari.

“Untuk itu saya minta bantuan Dewan Komisi I Untuk mempermudah, karena tupoksinya ada di dia (Komisi I, red),” kata Gunanta kepada Cikarang Ekspres, Jumat (20/11).

Selain Perijinan dan Pemasaran, Gunanta juga meminta kepada Dewan Komisi I untuk didorong soal anggarannya.

“Kalau nantinya sudah berkembang dan perlu alat yang lebih besar. Karena gak mungkin semua anggarannya dari dana desa (DD),” tuturnya.

Gunanta mengungkapkan, target pemasaran pertama dari prodak tersebut beredar di Pemkab Bekasi.

 ” Jadi nantinya semua perkantoran yang ada di lingkungan Pemkab Bekasi untuk air minumnya dari BUMDes,” katanya.

Untuk membuktikan  keberadaan BUMDes tersebut, Gunanta bersama Komisi I lakukan survei ke Desa Hegarmanah untuk membuktikan kebenarannya beberapa hari yang lalu.

“Iya setelah melakukan survei, komisi I siap dorong penganggarannya untuk tahun depan ,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, produksi air mineral dari botol dan air isi ulang tersebut di bentuk sejak tahun 2019 dan produksi 2020.

“Harapan saya nantinya, baik air minum maupun makanannya yang di butuhkan Pemda semua dari hasil BUMDes. Kalau dari BUMDes nantinya bisa mendongkrak ekonomi masyarakat,” tungkasnya.

(mil/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here