ISTIMEWA

METRO CIKARANG – Adanya pandemi Covid-19 membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengurungkan niat untuk kembali membuka program job fair atau bursa kerja tahun ini. Sebab, adanya larangan mengumpulkan massa di satu tempat menyebabkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat tidak mungkin mengadakannya bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi Suhup menuturkan semula pihaknya berencana mengadakan kembali akan digelar pada Juli dan Desember tahun ini. Kesehatan warga menjadi prioritas utama Pemkab Bekasi.

“Kegiatan job fair yang biasa dilaksanakan setahun dua kali terpaksa ditiadakan,” ujar dia, kemarin (15/6).

Suhup mengatakan pihaknya terpaksa membatalkan bursa kerja, mengingat kasus korona masih tinggi.

“Karena kita lagi hindari banget kerumunan banyak orang ya, kita nggak mau ambil risiko karena pandemi masih tinggi,” kata dia.

“Ada surat edaran dari Bupati Bekasi terkait penanganan COVID-19, dan tidak boleh ada kegiatan yang mengundang keramaian banyak orang,” tambah Suhup.

Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Kerja dan Transmigrasi pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Douglas Siregar. Ia menyebut kegiatan job fair yang sudah dianggarkan pada APBD 2020 akan digeser ke 2021.

“Jadi anggaran kegiatan 2020 ini bergeser ke anggaran 2021 mendatang,” tukas dia. (mil/jio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here