METRO CIKARANG – Praktisi Purchasing perusahaan di berbagai daerah membentuk komunitas yang bertujuan meningkatkan kompetensi anggota.

Komunitas tersebut bernama Indonesian Procurement Professional Community (IPPC) yang diluncurkan secara daring di STEBI Global Mulia Cikarang, Sabtu (10/10).

Chairman IPPC, Ramli MBA mengatakan, keberadaan purchasing di perusahaan sangat penting karena tugasnya melakukan pembelian barang atau jasa. Posisi ini berada di bawah naungan bidang procurement, yang bertanggung jawab atas pengadaan barang atau jasa yang dibutuhkan perusahaan.

Dengan pentingnya tugas dari purchasing ini, maka IPPC hadir untuk mengakomodir kebutuhan dari anggotanya termasuk dalam peningkatan kompetensi mereka dengan menggelar training-training agar mereka tersertifikasi dan memberikan nilai tambah di pekerjaannya.

Diakuinya, ada 1000 praktisi purchasing dari berbagai daerah, jakarta, banten, jawa, sulawesi dan khususnya cikarang yang bergabung ke dalam IPPC, baik level manager maupun staf yang baru menggeluti tugasnya di bidang purchasing.

Ramli menambahkan, tantangan seorang purchasing di perusahaan khususnya di masa pandemi ini juga sangat berat, dimana pembelian barang dari luar negeri harganya mahal akibat tidak diperbolehkannya pembelian dalam jumlah terbatas.

Managemen di perusahaan meminta agar barang dibeli setengah saja, karena untuk mengurangi biaya produksi, sementara penyedia barang di luar negeri tidak memperbolehkan barang yang dijualnya dibeli setengah, oleh karena itu terkadang harganya bisa naik 20 hingga 50 persen dari biasanya.

Ia berharap dengan adanya komunitas IPPC ini, praktisi purchasing bisa diakui eksistensinya, dan yang terpenting dapat meningkatkan profesionalitas di bidangnya.

(uzi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here