ILUSTRASI.NET

METRO CIKARANG – Meskipun masih suasana pandemi covid-19, Calon Kepala Desa (Calkades) sudah tak sabar ingin segera pemilihan kepala desa di Kabupaten Bekasi digelar. Mereka meminta Bupati Eka Supria Atmaja mencontoh Kabupaten Bogor yang telah menggelar Pilkades di masa pandemi.

“Kami seluruh calon Kades berharap kepada bupati agar konsekuen dengan keputusannya, jangan melihat kondisi wilayah kabupaten Bekasi yang masih terdampak covid, kita melihat kabupaten Bogor yang merupakan zona merah berdampak covid-19, namun kepala daerah nya berani mengambil sikap melaksanakan Pilkades serentak dengan menjalankan protokol kesehatan,” jelas Calon Kepala Desa Tanjungsari, Cikarang Utara, Jamaludin.

Dia mengungkapkan, belum adanya kejelasan pemilihan Kades membuat calon kepala desa merasa resah.  Mereka meminta Bupati segera mengambil sikap dan mengeluarkan keputusan.

Dengan begitu, kepala desa tidak harus menuggu lama. Bahkan tak membuat kecewa para kader calon kepala desa di Kabupaten Bekasi.

Jamaludin mengakui sudah melaksanaan seluruh tahapan sudah dilakukan. Tahapan tersebut mulai dari penyeleksikan, pengambilan nomer undi dan kampanye. “Sudah kami lakukan, hanya tinggal pemilihan yang belum ada kepastian dari bupati Bekasi,” ujarnya.

Jamaludin juga telah berkoordinasi dengan para calon kepala desa di enam belas desa, yang berencana akan melakukan aksi dengan mengepung kantor bupati Bekasi.

“bisa saja kita lakukan demo secara besar besaran, namun kami sebagai calon kepala desa masih berharap bupati untuk secepatnya mengambil keputusan, jangan sampai ada reaksi yang akan menimbulkan preseden tidak baik di mata masyarakat,” tegasnya.

Dia juga menyindir jika Bupati Eka harus peka dengan kondisi para calon kepala desa. Apalagi Eka Supria Atmaja juga pernah menjabat sebagai kepala desa. “Terlebih masa bakti pejabat sementara kepala desa yang hampir habis saat mengisi kekosong kepala desa di enam belas desa tersebut,” ketus dia.

Sementara itu, Ketua Apdesi Kabupaten Bekasi, Agus Sopyan meminta Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja segera menggelar Pilkades.  “Kabupaten Bogor yang masih zona merah tapi berani memutuskan untuk pemilhan kepala desa kenapa kabupaten Bekasi yang masuk zona hijau tapi tidak berani mengambil keputusan untuk melakukan pemilihan kepala desa di enam belas desa,” tandasnya.

(uzi/hyt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here