METRO CIKARANG -Dana Desa tidak bisa disalurkan untuk perumahan yang status lahan masih milik pengembang atau yang belum melakukan serah terima fasos-fasum ke Pemerintah Daerah (Pemdea). Pengembang di Kecamatan Setu didesak untuk segera mengurus proses serah terima.

Ketua Forum Badan Permusyawaratan Desa (F-BPD) Kecamatan Setu, Eras Rasidi menjelaskan warga yang perumahan belum diserah terima ke pemda menerima kerugian akibat tidak bisa menyerap pembangunan.

“Di Kecamatan Setu, kita berharap pengembang segera melakukan serah terima ke pemda. Rekan-rekan Kepala Desa diharapkan segera berkomunikasi dengan pengembang,”kata Eras.

Perumahan yang belum melakukan serah terima, menjadi kendala dalam pembangunan desa. Eras berharap Pemerintah Desa (Pemdes) segera memanggil para pengembang. Pasalnya masih banyak di Perumahan di Kecamatan Setu yang belum melakukan serah terima.

“Ini jadi pembelajaran buat pemdes. Dari awal ada yang mengajukan pembuatan perumahan sudah ditekan. Setiap desa harus membuat perdes agar bisa secara administratif,” tuturnya.

Untuk diketahui di Kecamatan Setu masih banyak perumahan yang belum melakukan serah terima ke Pemda dan banyak pengembang yang usai membangun meninggalkan perumahan tanpa melakukan serah terima.

Kepala Desa Ciledug, Iing Solihin mencontohkan sejumlah perumahan diketahui belum melakukan serah terima seperti GSP 2-3, GPB dan Mustika Gandaria.

(dim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here