METRO CIKARANG – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dibawah komando Eka Supria Atmaja dalam meningkatkan sarana prasana pendidikan terus digalakan. Satu di antaranya, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, mulai melakukan perbaikan sekolah. Meskipun sejumlah kegiatan tidak dilaksanakan. 

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, Iman Nugraha menuturkan, sejumlah kegiatan yang besar untuk fasilitas pendidikan memang tidak direalisasikan lantaran ada pemangkasan anggaran akibat wabah covid -19.

“Kami sudah perbaiki beberapa kegiatan. Salah satunya untuk pengecatan dinding sekolah, pemasangan paving blok, dan perbaikan plafon ruang kelas,” jelas dia di Cikarang, Senin (6/7).

Iman menjelaskan, seluruh kegiatan perbaikan yang direalisasikan sifatnya hanya untuk pemeliharaan. Namun konteksnya tetap untuk perbaikan. 

Selain itu, untuk perbaikan jalan dan penanganan banjir juga tetap dilaksanakan namun sifatnya hanya untuk perbaikan. 

“Kami tetap prioritaskan untuk fasilitas pendidikan, oleh sebab itu ruang kelas yang rusak ringan diperbaiki. Sebab tempat yang nyaman dapat memberikan semangat anak didik untuk menimba ilmu,” tutur alumnus Undip itu.

Iman kembali menambahkan apabila seluruh kegiatan yang besar dipaksakan untuk diperbaiki. Nantinya menjadi polemik dilapangan. Karena menurut dia, kegiatan yang besar seperti membangunan sekolah perbaikan risk berat bisa mengumpulkan banyak pekerja, sehingga dikhawatirkan menjadi cluster penyebaran covid-19.

“Oleh sebab itu, kami hanya memperbaiki sekolah rusak ringan. Untuk mendukung komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19,” tukas dia.

(Jiovano)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here