istimewa

Cuaca Ekstrem, Putting Beliung Hancurkan Rumah Warga

METRO CIKARANG – Memasuki musim penghujan, masyarakat meminta pemerintah daerah harus tanggap bencana. Apalagi, sudah terjadi beberapa musibah puting beliung di wilayah BabebelanK abupaten Bekasi yang mempora-porandakan rumah warga.

“Ya sejujurnya kami cemas dengan kondisi musim yang tak menentu ini, jadi kami meminta pemerintah daerah agar tanggap bencana dimusim penghujan di akhir tahun ini,” jelas warga perumahan PNR Karang Bahagaia, Aceng Farid.

Permintaan warga perumahan itu wajar. Mengingat setiap tahunnya adan saja musibah yang terjadi di Kabupaten Bekasi seperti bencana banjir. Di awal tahun ini saja, ungkap Aceng, perumahannya sudah tiga kali mengalami banjir akibat hujan lebat.

“Ya kita hanya bisa antisipasi dan pemerintah daerah harus lebih tanggap dan sigap dengan dengan kondisi saat ini,” tambahnya.

Apalagi saat ini masuk musim El Nina dimana hujan dibarengi dengan angina kencang yang mengancam pemukiman warga. Dengan begitu, pemkab harus lebih tanggap dari sebelumnya.

“Saya pengalaman kemarin, banjir sulit mengaksis bahan logistik, termasuk wilayah perumahan, jadi akhir tahun dan masuk awal tahun harus lebih sigap lagi, terutama penyediaan logistic dan perahu karet di tiap-tiap kecamatan,” ujarnya.

Sebagai warga Kabupaten Bekasi, Aceng berharap musim penghujan ini tidak membawa bencana. Sebaliknya membawa berkah bagi semua sehingga tidak ada warga yang mengalami musibah.

Sementara itu  sedikitnya 63 rumah warga di Babelan rusak setelah diterjang angin puting beliung, (23/10/2020).

Koordinator Unit Reaksi Cepat BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bekasi, Budi Sutrisno mengatakan, angin puting beliung itu terjadi pada pukul 13.10 WIB.

“Jadi yang pertama itu Pondok Ungu Permai Kelurahan Bahagia dan yang kedua, Desa Babelan Kota. Sama-sama kawasan Kecamatan Babelan,” ujar Sutrisno,

Ia mengatakan, ada lima rumah di Pondok Ungu, Keluharan Bahagia yang rusak.  “Ada tiga rumah yang atapnya bolong, satu tertimpa pohon, yang lain rusak bangunan. Ini sedang ada tim di lapangan,” kata Sutrisno. Selain itu ada 58 rumah dari tiga RW di Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, yang juga rusak akibat terjangan angin puting beliung itu.

 Menurut Sutrisno, kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap rumah warga. Petugas BPBD Kabupaten Bekasi kini sedang meninjau lokasi di lapangan.

(uzi/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here