METRO CIKARANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, tetap memaksimalkan pelayanan publik.

Hal ini seiring ditemukanya 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan swab test secara masif kepada 3.999, ASN maupun non ASN di lingkungan Pemkab Bekasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bekasi, Uju secara lugas menegaskan bahwa semangat memberikan pelayanan ke masyarakat harus terus dimaksimalkan.

“Banyaknya ASN yang terkena Covid 19, tidak melunturkan semangat untuk mencapai program kerja pemerintah,” kata dia, Kamis (5/11/2020).

Menurutnya, masalah banyaknya Orang Tanpa Gejala (OTG), khususnya ASN, menjadi perhatian bersama. Dengan tujuan, hal ini jangan sampai menggaggu pelayanan publik.

Kemudian, masalah protokol kesehatan juga menjadi evaluasi. Salah satunya, menerapkan mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak (3M).

Selain itu, program menerapkan Work From Home (wfh) yang sudah diterapkan, untuk memaksimalkan bekerja secara daring (online), dan tidak mengadakan rapat bertatap muka.

“Jadi untuk memaksimalkan pencegahan penyebaran Covid 19 ini, tidak meruntuhkan semangat kerja para ASN maupun non ASN. Sebab, waktu untuk mengejar program pemerintah, tinggal hitungan waktu efektif tujuh minggu. Oleh sebab itu, semangat kerja tidak tergangu dengan adanya 25 ASN yang positif Covid 19,” tegas Uju.

(Yudi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here