METRO CIKARANG – Kecamatan Muaragembong, yang merupakan daerah terjauh di ujung pesisir selatan Kabupaten Bekasi, memiliki beragam potensi.

Selain potensi objek wisata alam yang lengkap, Muaragembong juga memiliki sumber daya alam (SDA) yang berlimpah. Potensi-potensi tersebut dikembangkan para pelaku UMKM Koperasi Maju Bersama di Kampung Gaga RT 04 RW 03 Desa Pantai Mekar.

Kelompok usaya masyarakat yang berdiri sejak tahun 2011 ini membudidayakan rumput laut dalam menopang ekonomi bagi 400 anggotanya.

Ketua UMKM Koperasi Maju Bersama, Junaedi Idih mengatakan, omset rumput laut yang dikelolanya  sudah mencapai Rp320 juta perbulan yang dipasarkan untuk kebutuhan ekspor ke Cina dan untuk konsumsi dalam negeri.

“Budidaya rumput laut ini sangat mudah, hanya tanam sekali tapi panennya berkali-kali. Tinggal ditebar di tambak dan relatif tidak ada penyakitnya,” kata dia, saat ditemui usai kunjungan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, di Desa Pantai Mekar Muaragembong, Selasa (19/01/2021).

Junaidi berharap, Pemerintah Kabupaten Bekasi ikut mendorong tumbuhnya kelompok budidaya rumput laut ini, agar menjadi usaha unggulan di Muaragembong.

“Harapan kami, minta dibantu, biar nanti anak-anak muda di sini, tidak usah nyari kerjaan ke luar Bekasi. Karena di Muaragembong juga banyak peluang usaha yang membutuhkan tenaga,” ujarnya.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja pun mendukung agar usaha tersebut bisa terus berkembang dan mampu memberdayakan warga sekitar.

“Pemerintah daerah akan terus mensupport agar budidaya rumput laut ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan menjadi salah satu usaha unggulan di Kabupaten Bekasi,” kata Bupati Eka.

(Jiovanno)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here