METRO CIKARANG – Proses kompensasi TPST Bantar Gebang untuk ribuan warga Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu tinggal menunggu pencairan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi pun sudah merampungkan semua persyaratan.

Sekretaris Kecamatan Setu, Muhammad Ali Amran mengatakan tahapan kompensasi tinggal menunggu pencairan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Persyaratan sudah disetujui, tinggal proses pencairan. Ditransfer by name by addres. Pemkab sudah melengkapi persyaratan dan Bupati pun sudah tanda tangan,”kata dia dikonfirmasi awak media.

Pihak Kecamatan, dikatakan Amran selalu berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Bappeda untuk mengawal proses pencairan kompensasi.

“Harapan kami segera disalurkan sebelum akhir tahun ini. Kita sudah maksimal dalam proses persyaratan sesuai yang diminta. Namun proses pencairan itu ada di DKI Jakarta,”kata dia.

Ia berharap pihak penerima kompensasi TPST Bantar Gerbang untuk dapat bersabar, pasalnya Pemerintah Kecaman Setu selalu memantau proses pencairan.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 1.577 warga Desa Taman Rahayu berhak mendapatkan kompensas, namun hingga akhir tahun ini tak kunjung pencairan.

Ketua Karang Taruna Taman Rahayu, Emin Suryana mengatakan masyarakat ingin agar pencairan dilakukan sebelum tahun 2020 ini habis..

Pasalnya, kompensasi itu sangat dinantikan oleh warga Desa Taman Rahayu untuk menunjang perekonomian terlebih dampak akibat Covid-19.. 

Pria yang akrab disapa Jibril itu mengaku warga sudah mulai gelisah karena belum juga mendapatkan hak mereka. Sementara, tahun 2020 akan berakhir kurang dari 3 minggu ke depan. 

“Warga sudah banyak yang menanyakan. Warga sudah resah dan menanti-nanti. Apalagi dengan pandemi covid-19,” kata dia. 

“Supaya kompensasi bisa diterima warga untuk membantu perekonomian mereka,” demikian Jibril.

(dim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here